Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَنْبَأَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنْ قَيْسٍ قَالَ سَمِعْتُ سَعْدَ بْنَ مَالِكٍ يَقُولُ
وَاللَّهِ إِنِّي لَأَوَّلُ الْعَرَبِ رَمَى بِسَهْمٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ لَقَدْ كُنَّا نَغْزُو مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَا لَنَا طَعَامٌ نَأْكُلُهُ إِلَّا وَرَقَ الْحُبْلَةِ وَهَذَا السَّمُرَ حَتَّى إِنَّ أَحَدَنَا لَيَضَعُ كَمَا تَضَعُ الشَّاةُ مَالَهُ خِلْطٌ ثُمَّ أَصْبَحَتْ بَنُو أَسَدٍ يُعَزِّرُونِي عَلَى الدِّينِ لَقَدْ خِبْتُ إِذَنْ وَضَلَّ عَمَلِي

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Yazid bin Harun[1] telah memberitakan kepada kami Isma'il[2] dari Qais[3] berkata; saya mendengar Sa'id bin Malik[4] berkata; "Demi Allah, saya adalah orang Arab pertama yang melempar panah di jalan Allah. Kami berperang bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan tidak ada makanan sama sekali yang bisa kami makan kecuali daun Hublah dan daun pohon samur, sampai-sampai salah seorang kami mengeluarkan kotoran seperti kotoran kambing karena tidak adanya campuran (makanan yang bisa kami makan). Kemudian Bani Asad merendahkanku dan menghinaku karena agamaku. Kalau begitu sungguh aku telah rugi dan telah sesat jalanku."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Yazid bin Harun, As Sulamiy, Abu Khalid, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 206 H, hidup di Hait, wafat di Hait .
  2. [2] Isma'il bin Abi Khalid , Al Bajaliy Al Ahmasiy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 146 H, hidup di Kufah.
  3. [3] Qais bin Abi Hazim Hushain, Al Bajaliy Al Ahmasiy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 97 H, hidup di Kufah.
  4. [4] Sa'ad bin Abi Waqash Malik bin Uhaib bin 'Abdu Manaf bin Zuhrah, Az Zuhriy Al Qurasyiy, Abu Ishaq, Farisu Al Islam, Shahabat, wafat tahun 55 H, hidup di Kufah, wafat di Madinah.