Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ أَنْبَأَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ أَبِي يَزِيدَ الْخَوْلَانِيِّ قَالَ سَمِعْتُ فَضَالَةَ بْنَ عُبَيْدٍ يَقُولُ سَمِعْتُ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ
سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ الشُّهَدَاءُ أَرْبَعَةٌ رَجُلٌ مُؤْمِنٌ جَيِّدُ الْإِيمَانِ لَقِيَ الْعَدُوَّ فَصَدَقَ اللَّهَ فَقُتِلَ فَذَلِكَ الَّذِي يَنْظُرُ النَّاسُ إِلَيْهِ هَكَذَا وَرَفَعَ رَأْسَهُ حَتَّى سَقَطَتْ قَلَنْسُوَةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ قَلَنْسُوَةُ عُمَرَ وَالثَّانِي رَجُلٌ مُؤْمِنٌ لَقِيَ الْعَدُوَّ فَكَأَنَّمَا يُضْرَبُ ظَهْرُهُ بِشَوْكِ الطَّلْحِ جَاءَهُ سَهْمٌ غَرْبٌ فَقَتَلَهُ فَذَاكَ فِي الدَّرَجَةِ الثَّانِيَةِ وَالثَّالِثُ رَجُلٌ مُؤْمِنٌ خَلَطَ عَمَلًا صَالِحًا وَآخَرَ سَيِّئًا لَقِيَ الْعَدُوَّ فَصَدَقَ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ حَتَّى قُتِلَ قَالَ فَذَاكَ فِي الدَّرَجَةِ الثَّالِثَةِ وَالرَّابِعُ رَجُلٌ مُؤْمِنٌ أَسْرَفَ عَلَى نَفْسِهِ إِسْرَافًا كَثِيرًا لَقِيَ الْعَدُوَّ فَصَدَقَ اللَّهَ حَتَّى قُتِلَ فَذَاكَ فِي الدَّرَجَةِ الرَّابِعَةِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Yahya Bin Ishaq[1] telah memberitakan kepada kami Ibnu Lahi'ah[2] dari 'Atho` Bin Dinar[3] dari Abu Yazid Al Khaulani[4] dia berkata; aku mendengar Fadlalah Bin 'Ubaid[5] berkata; aku mendengar Umar Bin Al Khaththab[6] berkata; aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda; "Para Syuhada itu ada empat orang; seorang lelaki mukmin yang bagus keimananannya bertemu dengan musuh dan ia berlaku jujur kepada Allah kemudian terbunuh, itulah orang yang dilihat oleh manusia begini, " dan Rasulullah mengangkat kepalanya ke atas hingga kopyah Rasulullah terjatuh atau kopyahnya Umar; "Yang kedua adalah seorang lelaki mukmin bertemu dengan musuh seakan akan punggungnya dipukul dengan duri pohon, dia tertembus panah yang nyasar kemudian ia terbunuh, itulah orang yang berada di tingkatan kedua, dan yang ketiga seorang lelaki mukmin yang mencampur amal perbuatan shalihnya dengan amal kejelekannya kemudian bertemu dengan musuh dan ia berlaku jujur kepada Allah 'azza wajalla hingga terbunuh, " Rasulullah berkata: "Itulah orang yang berada di tingkatan ketiga, dan yang keempat seorang lelaki mukmin yang telah banyak berbuat dzalim terhadap dirinya sendiri kemudian bertemu dengan musuh dan ia berlaku jujur kepada Allah hingga terbunuh maka itulah orang yang berada di tingkatan keempat."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Yahya bin Ishaq, Al Bajali As Silahiniy, Abu Zakariya', Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 210 H, hidup di Baghdad, wafat di Baghdad.
  2. [2] Abdullah bin Lahi'ah, Al Hadlramiy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 174 H, hidup di Maru.
  3. [3] Atha' bin Dinar, Al Hudzaliy , Abu Az Zayyat, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 126 H, hidup di Maru.
  4. [4] Abu Yazid (dari Fadlolah), Al Khawlaaniy, Abu Yazid, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Maru.
  5. [5] Fadlolah bin 'Ubaid bin Nafidz, Al Anshariy Al Ausiy, Shahabat, wafat tahun 58 H, hidup di Syam.
  6. [6] Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al Qurasyiy Al 'Adawiy, Abu Hafsh, Al Faruq Amirul Mu'minin, Shahabat, wafat tahun 23, hidup di Madinah, wafat di Madinah.