Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا سَيَّارٌ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ جَابِرٍ قَالَ
كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَلَمَّا رَجَعْنَا ذَهَبْنَا لِنَدْخُلَ فَقَالَ أَمْهِلُوا حَتَّى نَدْخُلَ لَيْلًا أَيْ عِشَاءً لِكَيْ تَمْتَشِطَ الشَّعِثَةُ وَتَسْتَحِدَّ الْمُغِيبَةُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Husyaim[1] telah menghabarkan kepada kami Sayyaroh[2] dari Asy-Sya'bi[3] dari Jabir[4] berkata; kami dalam sebuah perjalanan bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, ketika kami sudah sampai, dan kami hendak masuk (rumah) beliau bersabda: "Pelanlah sehingga kita masuk tepat saat isya' agar memberi kesempatan para isteri menyisir rambutnya dan memotong bulu kemaluannya".