Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ الْحَنَفِيُّ عَبْدُ الْكَبِيرِ بْنُ عَبْدِ الْمَجِيدِ حَدَّثَنَا بُكَيْرُ بْنُ مِسْمَارٍ عَنْ عَامِرِ بْنِ سَعْدٍ
أَنَّ أَخَاهُ عُمَرَ انْطَلَقَ إِلَى سَعْدٍ فِي غَنَمٍ لَهُ خَارِجًا مِنْ الْمَدِينَةِ فَلَمَّا رَآهُ سَعْدٌ قَالَ أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شَرِّ هَذَا الرَّاكِبِ فَلَمَّا أَتَاهُ قَالَ يَا أَبَتِ أَرَضِيتَ أَنْ تَكُونَ أَعْرَابِيًّا فِي غَنَمِكَ وَالنَّاسُ يَتَنَازَعُونَ فِي الْمُلْكِ بِالْمَدِينَةِ فَضَرَبَ سَعْدٌ صَدْرَ عُمَرَ وَقَالَ اسْكُتْ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يُحِبُّ الْعَبْدَ التَّقِيَّ الْغَنِيَّ الْخَفِيَّ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Al Hanafi, Abdul Kabir bin Abdul Majid[1] telah menceritakan kepada kami Bukair bin Mismar[2] dari 'Amir bin Sa'd[3], mengatakan bahwa saudaranya, Umar berangkat menemui Sa'd di tempat penggembalaan kambingnya di luar Madinah. Ketika Sa'd melihatnya, dia berkata; "Aku berlindung kepada Allah dari keburukan pengendara ini" dan ketika Umar menemuinya, dia berkata; "Wahai bapakku, apakah engkau rela menjadi seorang badui yang mengurusi kambingmu sementara orang-orang berselisih dalam masalah kepemimpinan di Madinah?" maka Sa'd[4] memukul dada Umar dan berkata; "Diam kamu, saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Allah mencintai hambaNya yang bertaqwa, berkecukupan dan sembunyi-sembunyi (mengeluarkan sedekahnya)."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Abdul Kabir bin 'Abdul Majid bin 'Ubaidillah bin Syarik, Al Hanafiy, Abu Bakar, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 204 H, hidup di Bashrah , wafat di Bashrah.
  2. [2] Bukair bin Mismar, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 153 H, hidup di Madinah.
  3. [3] Amir bin Sa'ad bin Abi Waqash, Az Zuhriy, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 104 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  4. [4] Sa'ad bin Abi Waqash Malik bin Uhaib bin 'Abdu Manaf bin Zuhrah, Az Zuhriy Al Qurasyiy, Abu Ishaq, Farisu Al Islam, Shahabat, wafat tahun 55 H, hidup di Kufah, wafat di Madinah.