Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ قَالَ أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مَوْهَبٍ عَنْ مَالِكِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ حَارِثَةَ الْأَنْصَارِيِّ أَنِّ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ رَجُلٍ يُنْعِشُ لِسَانَهُ حَقًّا يُعْمَلُ بِهِ بَعْدَهُ إِلَّا أَجْرَى اللَّهُ عَلَيْهِ أَجْرَهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ ثُمَّ وَفَّاهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ ثَوَابَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami 'Ali bin Ishaq[1] telah menceritakan kepada kami Abdullah[2] berkata; telah mengabarkan kepada kami 'Ubaidullah bin Mauhab[3] dari Malik bin Muhammad bin Haritsah Al Anshari[4], sesungguhnya Anas bin Malik[5] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak ada seseorang yang melatih (menguatkan) lisannya untuk suatu kebenaran yang akan diamalkan setelahnya, melainkan Allah mengalirkan pahalanya hingga hari kiamat kemudian Allah 'azza wajalla membalas secara penuh pahalanya pada hari kiamat".