Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ عَبْدِ رَبِّهِ حَدَّثَنَا الْحَارِثُ بْنُ عَبِيدَةَ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مُجَبَّرٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ
أَنَّ عُثْمَانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَشْرَفَ عَلَى الَّذِينَ حَصَرُوهُ فَسَلَّمَ عَلَيْهِمْ فَلَمْ يَرُدُّوا عَلَيْهِ فَقَالَ عُثْمَانُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَفِي الْقَوْمِ طَلْحَةُ قَالَ طَلْحَةُ نَعَمْ قَالَ فَإِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ أُسَلِّمُ عَلَى قَوْمٍ أَنْتَ فِيهِمْ فَلَا تَرُدُّونَ قَالَ قَدْ رَدَدْتُ قَالَ مَا هَكَذَا الرَّدُّ أُسْمِعُكَ وَلَا تُسْمِعُنِي يَا طَلْحَةُ أَنْشُدُكَ اللَّهَ أَسَمِعْتَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا يُحِلُّ دَمَ الْمُسْلِمِ إِلَّا وَاحِدَةٌ مِنْ ثَلَاثٍ أَنْ يَكْفُرَ بَعْدَ إِيمَانِهِ أَوْ يَزْنِيَ بَعْدَ إِحْصَانِهِ أَوْ يَقْتُلَ نَفْسًا فَيُقْتَلَ بِهَا قَالَ اللَّهُمَّ نَعَمْ فَكَبَّرَ عُثْمَانُ
فَقَالَ وَاللَّهِ مَا أَنْكَرْتُ اللَّهَ مُنْذُ عَرَفْتُهُ وَلَا زَنَيْتُ فِي جَاهِلِيَّةٍ وَلَا إِسْلَامٍ وَقَدْ تَرَكْتُهُ فِي الْجَاهِلِيَّةِ تَكَرُّهًا وَفِي الْإِسْلَامِ تَعَفُّفًا وَمَا قَتَلْتُ نَفْسًا يَحِلُّ بِهَا قَتْلِي

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Yazid bin Abdu Rabbih[1] telah menceritakan kepada kami Al Harits bin 'Abidah[2] telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Abdurrahman bin Mujabbar[3] dari Bapaknya[4] dari kakeknya[5] bahwa 'Utsman radliallahu 'anhu mendekati orang-orang yang mengepungnya dan mengucapkan salam kepada mereka, namun mereka tidak menjawabnya, maka 'Utsman[6] radliallahu 'anhu bertanya; "Apakah di antara kaum ada Thalhah?" Thalhah menjawab; "Ya." Dia berkata; "INNA LILLAHI WA INNA ILAIHI RAJI'UN! saya mengucapkan salam pada suatu kaum yang kamu berada di dalamnya, namun kalian tidak menjawabnya?" Thalhah[7] berkata; "Saya telah menjawabnya." 'Utsman radliallahu 'anhu berkata; "Tidak demikiain cara menjawabnya. salamku terdengar oleh kamu dan kamu menjawab dengan jawaban yang tidak terdengar. Wahai Thalhah! demi Allah, bukankah kamu mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak halal darah seorang muslim kecuali jika ada salah satu dari tiga hal; Kembali kufur setelah beriman, berzina setelah menikah dan membunuh orang maka orang itu dibunuh." Dia menjawab; "Ya." 'Utsman bertakbir dan berkata; "Demi Allah, saya tidak mengingkari Allah sejak saya mengetahuinya. Pada masa jahiliyah dan masa Islam saya tidak pernah berzina, saya telah meninggalkannya pada masa jahiliiyyah karena saya membenci hal itu, dan pada masa Islam karena saya menjaga kehormatan, dan saya juga tidak pernah membunuh seorangpun yang bisa menyebabkan halal untuk membunuhku."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Yazid bin 'Abdu Rabbih, Az Zubaidiy Al Himshiy, Abu Al Fadlol, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 224 H, hidup di Syam.
  2. [2] Al Harits bin 'Ubaidah, Al Himshiy Al Kilaa'iy, Abu Wahab, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 186 H, hidup di Halwan.
  3. [3] Muhammad bin 'Abdur Rahman bin Al Mujabbar 'Abdur Rahman bin 'Umar, Al 'Umariy Al Bashriy, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan.
  4. [4] Abdur Rahman bin Mujabbir bin 'Abdur Rahman, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Madinah.
  5. [5] Abdur Rahman bin 'Abdur Rahman bin 'Umar, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Mujabbar, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Madinah.
  6. [6] Utsman bin 'Affan bin Abi Al 'Ash bin Umayyah, Al Qurasyiy Al Umawiy, Abu 'Amru, Dzu An Nurain, Shahabat, wafat tahun 35 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  7. [7] Thalhah bin 'Ubaidillah bin 'Utsman, Al Qurasyiy At Taymiy, Abu Muhammad, Al Khairu Al Fayyadl, Shahabat, wafat tahun 36 H, hidup di Madinah, wafat di Bashrah.