Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنِي طَلْحَةُ بْنُ يَحْيَى بْنِ طَلْحَةَ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ طَلْحَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ شَدَّادٍ
أَنَّ نَفَرًا مِنْ بَنِي عُذْرَةَ ثَلَاثَةً أَتَوْا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَسْلَمُوا قَالَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ يَكْفِنِيهِمْ قَالَ طَلْحَةُ أَنَا قَالَ فَكَانُوا عِنْدَ طَلْحَةَ فَبَعَثَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْثًا فَخَرَجَ أَحَدُهُمْ فَاسْتُشْهِدَ قَالَ ثُمَّ بَعَثَ بَعْثًا فَخَرَجَ فِيهِمْ آخَرُ فَاسْتُشْهِدَ قَالَ ثُمَّ مَاتَ الثَّالِثُ عَلَى فِرَاشِهِ قَالَ طَلْحَةُ فَرَأَيْتُ هَؤُلَاءِ الثَّلَاثَةَ الَّذِينَ كَانُوا عِنْدِي فِي الْجَنَّةِ فَرَأَيْتُ الْمَيِّتَ عَلَى فِرَاشِهِ أَمَامَهُمْ وَرَأَيْتُ الَّذِي اسْتُشْهِدَ أَخِيرًا يَلِيهِ وَرَأَيْتُ الَّذِي اسْتُشْهِدَ أَوَّلَهُمْ آخِرَهُمْ قَالَ فَدَخَلَنِي مِنْ ذَلِكَ قَالَ فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهُ قَالَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَا أَنْكَرْتَ مِنْ ذَلِكَ لَيْسَ أَحَدٌ أَفْضَلَ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ مُؤْمِنٍ يُعَمَّرُ فِي الْإِسْلَامِ لِتَسْبِيحِهِ وَتَكْبِيرِهِ وَتَهْلِيلِهِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Waki'[1] telah menceritakan kepadaku Thalhah bin Yahya bin Thalhah[2] dari Ibrahim bin Muhammad bin Thalhah[3] dari Abdullah bin Syaddad[4] bahwa beberapa orang dari Bani 'Udzrah -yaitu sekitar tiga orang- menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lalu mereka masuk Islam. Abdullah bin Syaddad berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bertanya: "Siapa yang akan menanggung biaya hidup mereka?" Thalhah menjawab; "Saya." Maka mereka menetap di (tempat) Thalhah. Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengutus satu pasukan, salah seorang dari mereka ikut keluar bersama mereka dan mati syahid. Kemudian beliau mengutus satu pasukan lagi dan yang lainnya ada yang ikut berangkat dan mati syahid juga, sedang orang yang ketiga meninggal di atas tempat tidurnya. Thalhah berkata; "Saya bermimpi bahwa mereka bertiga yang menetap (ditempat) ku berada di syurga. Saya melihat bahwa yang meninggal di atas tempat tidurnya berada di paling depan mereka, sedangkan orang yang mati syahid paling akhir di belakangnya, dan saya melihat orang yang mati syahid pertama kali berada di paling terakhir dari mereka bertiga. Hal itu menggangguku, kemudian saya menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan menyampaikan hal itu. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apa yang kamu ingkari dari hal itu? tidak ada seorangpun yang lebih utama di sisi Allah daripada seorang mukmin yang dipanjangkan umurnya dalam keadaan Islam karena bacaan tasbihnya, takbirnya dan tahlilnya."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Waki' bin Al Jarrah bin Malih, Ar Ru'asiy, Abu Sufyan, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 196 H, hidup di Kufah, wafat di Ainul Wardah.
  2. [2] Thalhah bin Yahya bin Thalhah bin 'Ubaidillah, At Taymiy Al Madaniy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 148 H, hidup di Kufah.
  3. [3] Ibrahim bin Muhammad bion Thalhah, At Taymiy, Abu Ishaq, Al A'raj, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 110 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  4. [4] Abdullah bin Syaddad bin Al Haad, Al Laitsiy Al Madaniy, Abu Al Walid, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 82 H, hidup di Kufah, wafat di Dariya.