Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ الْمُنْكَدِرِ عَنْ مُعَاذِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عُثْمَانَ التَّيْمِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَ
كُنَّا مَعَ طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ وَنَحْنُ حُرُمٌ فَأُهْدِيَ لَهُ طَيْرٌ وَطَلْحَةُ رَاقِدٌ فَمِنَّا مَنْ أَكَلَ وَمِنَّا مَنْ تَوَرَّعَ فَلَمَّا اسْتَيْقَظَ طَلْحَةُ وَفَّقَ مَنْ أَكَلَهُ وَقَالَ أَكَلْنَاهُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa'id[1] dari Ibnu Juraij[2] telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Al Munkadir[3] dari Mu'adz bin Abdurrahman bin 'Utsman At Taimi[4] dari Bapaknya[5] berkata; ketika kami sedang bersama Thalhah bin 'Ubaidullah[6] dalam keadaan ihram, dihadiahkan kepadanya daging burung. Saat itu dia sedang tidur. Maka di antara kami ada yang memakan dan ada yang menolak memakannya. Ketika Thalhah terjaga, dia sepakat dengan orang-orang yang memakannya dan berkata; "Kami pernah memakannya bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Yahya bin Sa'id bin Farrukh, Al Qaththan At Tamimiy, Abu Sa'id, Al Ahwal, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 198 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Abdul Malik bin 'Abdul 'Aziz bin Juraij, Al Umawiy, Abu Al Walid, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 150 H, hidup di Marur Rawdz.
  3. [3] Muhammad bin Al Munkadir bin 'Abdullah bin Al Hudair, At Taymiy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 131 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  4. [4] Mu'adz bin 'Abdur Rahman bin 'Utsman, At taymiy, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, hidup di Madinah .
  5. [5] Abdur Rahman bin 'Utsman bin 'Ubaidillah, At Taymiy, Syaribu Adz Dzahab, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Marur Rawdz.
  6. [6] Thalhah bin 'Ubaidillah bin 'Utsman, Al Qurasyiy At Taymiy, Abu Muhammad, Al Khairu Al Fayyadl, Shahabat, wafat tahun 36 H, hidup di Madinah, wafat di Bashrah.