Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا صَالِحُ بْنُ عُمَرَ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ يَحْيَى بْنِ طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِيهِ
أَنَّ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ رَآهُ كَئِيبًا فَقَالَ مَا لَكَ يَا أَبَا مُحَمَّدٍ كَئِيبًا لَعَلَّهُ سَاءَتْكَ إِمْرَةُ ابْنِ عَمِّكَ يَعْنِي أَبَا بَكْرٍ قَالَ لَا وَأَثْنَى عَلَى أَبِي بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ وَلَكِنِّي سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ كَلِمَةٌ لَا يَقُولُهَا عَبْدٌ عِنْدَ مَوْتِهِ إِلَّا فَرَّجَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَتَهُ وَأَشْرَقَ لَوْنُهُ فَمَا مَنَعَنِي أَنْ أَسْأَلَهُ عَنْهَا إِلَّا الْقُدْرَةُ عَلَيْهَا حَتَّى مَاتَ فَقَالَ لَهُ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ إِنِّي لَأَعْلَمُهَا فَقَالَ لَهُ طَلْحَةُ وَمَا هِيَ فَقَالَ لَهُ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ هَلْ تَعْلَمُ كَلِمَةً هِيَ أَعْظَمَ مِنْ كَلِمَةٍ أَمَرَ بِهَا عَمَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ فَقَالَ طَلْحَةُ هِيَ وَاللَّهِ هِيَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Mahdi[1] telah menceritakan kepada kami Shalih bin 'Amru[2] dari Mutharrif[3] dari Asy Sya'bi[4] dari Yahya bin Thalhah[5] dari bapaknya[6]; bahwa Umar radliallahu 'anhu melihat Abu Yahya dalam keadaan sedih, maka dia bertanya; "Kenapa kamu bersedih Wahai Abu Muhammad! sepertinya kepemimpinan anak pamanmu tidak menyenangkanmu?" -yang dimaksud adalah Abu Bakar.- Dia menjawab; "Tidak, -Bahkan menyanjung Abu Bakar radliallahu 'anhu, - tapi aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda dengan satu kalimat yang tidaklah dibaca oleh seorang hamba ketika menjelang ajalnya kecuali Allah akan menghilangkan kesusahannya dan akan memancarkan warna. Tidak ada yang menghalangiku untuk menanyakannya kecuali taqdir, sehingga beliau wafat." Maka Umar radliallahu 'anhu menjawab; "Aku tahu apa itu." Thalhah bertanya; "Apa itu?" Umar menjawab; "Kamu tahu sebuah kalimat yang lebih agung dari kalimat yang beliau perintahkan kepada pamannya: "LA ILAHA ILLA ALLAH (tidak ada Ilah yang berhak disembah selain Allah)." Maka Thalhah berkata; "Benar kamu, itu yang dimaksud. Demi Allah, itu dia."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Ibrahim bin Mahdiy, Al Baghdadiy, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 225 H, hidup di Mushayshah.
  2. [2] Shalih bin 'Umar, Al Wasithiy, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 186 H, hidup di Halab/Aleppo.
  3. [3] Mutharrif bin Tharif, Al Haritsiy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 141 H, hidup di Kufah.
  4. [4] Amir bin Syarahil, Asy Sya'biy Al Humairiy, Abu 'Amru, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 104 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  5. [5] Yahya bin Thalhah bin 'Ubaidillah, Al Qurasyiy At Taymiy, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Madinah.
  6. [6] Thalhah bin 'Ubaidillah bin 'Utsman, Al Qurasyiy At Taymiy, Abu Muhammad, Al Khairu Al Fayyadl, Shahabat, wafat tahun 36 H, hidup di Madinah, wafat di Bashrah.