Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي سُوَيْدُ بْنُ سَعِيدٍ أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ إِسْحَاقَ حَدَّثَنَا النُّعْمَانُ بْنُ سَعْدٍ قَالَ
كُنَّا جُلُوسًا عِنْدَ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَقَرَأَ هَذِهِ الْآيَةَ
{ يَوْمَ نَحْشُرُ الْمُتَّقِينَ إِلَى الرَّحْمَنِ وَفْدًا }
قَالَ لَا وَاللَّهِ مَا عَلَى أَرْجُلِهِمْ يُحْشَرُونَ وَلَا يُحْشَرُ الْوَفْدُ عَلَى أَرْجُلِهِمْ وَلَكِنْ عَلَى نُوقٍ لَمْ تَرَ الْخَلَائِقُ مِثْلَهَا عَلَيْهَا رَحَائِلُ مِنْ ذَهَبٍ فَيَرْكَبُونَ عَلَيْهَا حَتَّى يَضْرِبُوا أَبْوَابَ الْجَنَّةِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku Suwaid bin Sa'id[1] telah mengabarkan kepada kami Ali bin Mushir[2] dari Abdurrahman bin Ishaq[3] telah menceritakan kepada kami An Nu'man bin Sa'd[4] berkata; Kami duduk di sisi Ali[5] Radhiallah 'anhu, kemudian dia membaca ayat: ((Ingatlah) hari (ketika) kami mengumpulkan orang-orang yang takwa kepada Tuhan yang Maha PeMurrah sebagai perutusan yang terhormat) Lalu Ali berkata; "Tidak, demi Allah, tidaklah mereka dikumpulkan di atas kaki-kaki mereka, dan tidaklah utusan yang terhormat dikumpulkan di atas kaki-kaki mereka akan tetapi di atas unta betina yang belum pernah ada semisalnya yang dilihat oleh makhluq, di atasnya ada pelana-pelana dari emas kemudian mereka menaikinya sampai mengetuk pintu-pintu syurga."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Suwaid bin Sa'id bin Sahal, Al Harawiy Al Hdatsaniy, Abu Muhammad, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 240 H, hidup di Haditsah.
  2. [2] Ali bin Mushir, Al Qurasyiy, Abu Al Hasan, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 189 H, hidup di Kufah.
  3. [3] Abdur Rahman bin Ishaq bin Al Harits, Al Anshariy Al Wasithiy, Abu Syaibah, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, hidup di Kufah.
  4. [4] An Nu'man bin Sa'ad bin Habnah, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Kufah.
  5. [5] Ali bin Abi Thalib bin 'Abdu Al Muthallib bin Hasyim bin 'Abdi Manaf, Al Hasyimiy, Abu Al Hasan, Abu Turab, Shahabat, wafat tahun 40 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.