Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ صَنْدَلٍ وَسُوَيْدُ بْنُ سَعِيدٍ جَمِيعًا فِي سَنَةِ سِتٍّ وَعِشْرِينَ وَمِائَتَيْنِ قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ عَاصِمِ بْنِ ضَمْرَةَ السَّلُولِيِّ قَالَ قَالَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
أَلَا إِنَّ الْوَتْرَ لَيْسَ بِحَتْمٍ كَصَلَاتِكُمْ الْمَكْتُوبَةِ وَلَكِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْتَرَ ثُمَّ قَالَ أَوْتِرُوا يَا أَهْلَ الْقُرْآنِ أَوْتِرُوا فَإِنَّ اللَّهَ وَتْرٌ يُحِبُّ الْوَتْرَ
وَهَذَا لَفْظُ حَدِيثِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ صَنْدَلٍ وَمَعْنَاهُمَا وَاحِدٌ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Shandal[1] dan Suwaid bin Sa'id[2], semuanya pada tahun dua ratus dua puluh enam, keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin 'Ayyas[3] dari Abu Ishaq[4] dari 'Ashim bin Dhamrah As Saluli[5] berkata; Ali[6] Radhiallah 'anhu berkata; Ketahuilah, witir bukanlah hal yang wajib sebagaimana shalat fardhu, namun Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melakukan shalat witir dan beliau bersabda: "Lakukan shalat witir Wahai ahli Qur`an, lakukan shalat witir. Sesungguhnya Allah ganjil menyukai yang ganjil'." Ini adalah menurut redaksi hadits Abdullah bin Shandal, sedangkan makna keduanya adalah satu.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Abdullah bin Shandal, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan.
  2. [2] Suwaid bin Sa'id bin Sahal, Al Harawiy Al Hdatsaniy, Abu Muhammad, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 240 H, hidup di Haditsah.
  3. [3] Abu Bakar bin 'Ayyasy bin Salim, Al Asadiy, Abu Bakar, Al Muqri'i, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 193 H, hidup di Kufah.
  4. [4] Amru bin 'Abdullah bin 'Ubaid, As Suba'iy Al Hamdaniy, Abu Ishaq, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 128 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  5. [5] Ashim bin Dlamrah, As Saluliy, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 174 H, hidup di Kufah.
  6. [6] Ali bin Abi Thalib bin 'Abdu Al Muthallib bin Hasyim bin 'Abdi Manaf, Al Hasyimiy, Abu Al Hasan, Abu Turab, Shahabat, wafat tahun 40 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.