Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي عَرُوبَةَ عَنْ قَتَادَةَ أَنَّ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ حَدَّثَهُمْ
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا بَالُ أَقْوَامٍ يَرْفَعُونَ أَبْصَارَهُمْ إِلَى السَّمَاءِ فِي صَلَاتِهِمْ فَاشْتَدَّ قَوْلُهُ فِي ذَلِكَ حَتَّى قَالَ لَيَنْتَهُنَّ عَنْ ذَلِكَ أَوْ لَتُخْطَفَنَّ أَبْصَارُهُمْ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa'id[1] dari Sa'id bin Abu Arubah[2] dari Qotadah[3] bahwa Anas bin Malik[4] menceritakan kepadanya, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kenapa orang-orang itu mengangkat matanya ke langit di dalam shalatnya, " dan perkataan beliau semakin meninggi hingga beliau mengatakan, "mereka benar-benar berhenti dari itu atau mata mereka akan disambar oleh petir!"

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Yahya bin Sa'id bin Farrukh, Al Qaththan At Tamimiy, Abu Sa'id, Al Ahwal, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 198 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Sa'id bin Abi 'Urubah Mihran, Al Yasykuriy Al 'Adawiy, Abu An Nadlor, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 156 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] Qatadah bin Da'amah bin Qatadah, As Sadusiy, Abu Al Khaththab, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 117 H, hidup di Bashrah, wafat di Hait.
  4. [4] Anas bin Malik bin An Nadlir bin Dlamdlom bin Zaid bin Haram, Al Anshariy Al Madaniy, Abu Hamzah, Shahabat, wafat tahun 91 H, hidup di Bashrah.