Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا يَحْيَى وَأَبُو نُعَيْمٍ قَالَا حَدَّثَنَا هِشَامٌ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ وَقَالَ أَبُو نُعَيْمٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ قَالَ
جَلَدَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْخَمْرِ بِالْجَرِيدِ وَالنِّعَالِ وَجَلَدَ أَبُو بَكْرٍ قَالَ يَحْيَى فِي حَدِيثِهِ أَرْبَعِينَ
فَلَمَّا كَانَ عُمَرُ دَنَا النَّاسُ مِنْ الرِّيفِ وَالْقُرَى قَالَ لِأَصْحَابِهِ مَا تَرَوْنَ قَالَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ اجْعَلْهَا كَأَخَفِّ الْحُدُودِ فَجَلَدَ عُمَرُ ثَمَانِينَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Yahya[1] dan Abu Nu'aim[2] mereka berkata; telah menceritakan kepada kami Hisyam[3] berkata, telah menceritakan kepada kami Qotadah[4]. Dan Abu Nu'aim[2] berkata; dari Qotadah[4] dari Anas[7] ia berkata; "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mendera peminum khamer dengan pelepah kurma dan sandal, sedang Abu Bakar mendera, -Yahya menyebutkan dalam haditsnya, - "Sebanyak empat puluh kali. Maka pada masa Umar, sedang manusia telah banyak yang tinggal di daerah kampung dan rif (tempat yang banyak air, buah-buah semisal kurma dll), maka ia berkata kepada para sahabat; "Bagaimana pendapat kalian?" Abdurrahman berkata; "Buatlah seperti hukum had yang paling ringan!" Maka Umar mencambuk peminum khamer sebanyak delapan puluh kali.

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Yahya bin Sa'id bin Farrukh, Al Qaththan At Tamimiy, Abu Sa'id, Al Ahwal, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 198 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Al Fadlol bin Dukain bin Hammad bin Zuhair , Abu Nu'aim, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 218 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  3. [3] Hisyam bin Abi 'Abdullah Sanbar, Ad Dastuwa'i Ar Rib'i, Abu Bakar, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 154 H, hidup di Bashrah.
  4. [4] Qatadah bin Da'amah bin Qatadah, As Sadusiy, Abu Al Khaththab, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 117 H, hidup di Bashrah, wafat di Hait.
  5. [5] Al Fadlol bin Dukain bin Hammad bin Zuhair , Abu Nu'aim, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 218 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  6. [6] Qatadah bin Da'amah bin Qatadah, As Sadusiy, Abu Al Khaththab, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 117 H, hidup di Bashrah, wafat di Hait.
  7. [7] Anas bin Malik bin An Nadlir bin Dlamdlom bin Zaid bin Haram, Al Anshariy Al Madaniy, Abu Hamzah, Shahabat, wafat tahun 91 H, hidup di Bashrah.