Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ أَخْبَرَنَا حَيْوَةُ أَخْبَرَنَا أَبُو عَقِيلٍ عَنِ ابْنِ عَمِّهِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ
أَنَّهُ خَرَجَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي غَزْوَةِ تَبُوكَ فَجَلَسَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا يُحَدِّثُ أَصْحَابَهُ فَقَالَ مَنْ قَامَ إِذَا اسْتَقَلَّتْ الشَّمْسُ فَتَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ قَامَ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ غُفِرَ لَهُ خَطَايَاهُ فَكَانَ كَمَا وَلَدَتْهُ أُمُّهُ قَالَ عُقْبَةُ بْنُ عَامِرٍ فَقُلْتُ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي رَزَقَنِي أَنْ أَسْمَعَ هَذَا مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لِي عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ وَكَانَ تُجَاهِي جَالِسًا أَتَعْجَبُ مِنْ هَذَا فَقَدْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَعْجَبَ مِنْ هَذَا قَبْلَ أَنْ تَأْتِيَ فَقُلْتُ وَمَا ذَاكَ بِأَبِي أَنْتَ وَأُمِّي فَقَالَ عُمَرُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ رَفَعَ نَظَرَهُ إِلَى السَّمَاءِ فَقَالَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ فُتِحَتْ لَهُ ثَمَانِيَةُ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ يَدْخُلُ مِنْ أَيِّهَا شَاءَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abdullah Bin Yazid[1] telah mengabarkan kepada kami Haiwah[2] telah mengabarkan kepada kami Abu 'Aqil[3] dari anak pamannya[4] dari Uqbah Bin Amir[5] bahwa dia keluar bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam perang Tabuk, kemudian pada suatu hari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam duduk bercerita kepada para sahabatnya, beliau bersabda: "Barangsiapa bangun berdiri ketika matahari naik kemudian berwudlu dan menyempurnakan wudlunya, kemudian melaksanakan shalat dua rakaat, maka kesalahan-kesalahannya akan diampuni sebagaimana ketika ibunya melahirkannya." Uqbah Bin Amir berkata; "Al hamdulillah (segala puji hanya milik Allah) yang telah memberikan rizqi kepadaku sehingga aku bisa mendengar hal ini dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, maka Umar Bin Al Khaththab[6] berkata kepadaku dan dia duduk di hadapanku; "Apakah kamu kagum dengan hal ini, padahal Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah bersabda dengan sesuatu yang lebih mengagumkan dari ini sebelum kamu datang, " aku bertanya; "Apa itu, demi bapak dan ibuku aku rela sebagai tebusan?" Maka Umar menjawab; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa berwudlu dan menyempurnakan wudlunya, kemudian mengangkat pandangannya ke langit sambil membaca; "Asyhadu Anlaa Ilaaha Illallaahu Wahdahulaa Syariikalahu Wa asyhadu Anna Muhammadan 'Abduhu Warasuuluhu (Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhaq disembah selain Allah yang maha Esa, yang tidak ada sekutu bagiNya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya), maka akan dibukakan baginya delapa pintu Syurga dan dia akan masuk dari pintu mana saja yang dia sukai."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Abdullah bin Yazid, Al 'Adawiy Al 'Umariy, Abu 'Abdur Rahman, Al Muqri' Al Qashir, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 213 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.
  2. [2] Haywah bin Suraih bin Shafwan, Abu Zur'ah, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 158 H, hidup di Maru.
  3. [3] Zuhrah bin Ma'bad bin 'Abdullah , Al Qurasyiy Al Madaniy, Abu 'Aqil, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 127 H, hidup di Maru, wafat di Iskandariyah.
  4. [4] Ibnu 'Ammi Zahrah bin Ma'bad Abi 'Uqail, Tabi'in kalangan tua.
  5. [5] Uqbah bin 'Amir bin 'Abs, Al Juhaniy, Abu Hammad, Shahabat, wafat tahun 58 H, hidup di Maru, wafat di Maqthum.
  6. [6] Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al Qurasyiy Al 'Adawiy, Abu Hafsh, Al Faruq Amirul Mu'minin, Shahabat, wafat tahun 23, hidup di Madinah, wafat di Madinah.