Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَاصِمٍ أَخْبَرَنَا عَاصِمُ بْنُ كُلَيْبٍ الْجَرْمِىُّ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ بْنِ أَبِي مُوسَى قَالَ
كُنْتُ جَالِسًا مَعَ أَبِي فَجَاءَ عَلِيٌّ فَقَامَ عَلَيْنَا فَسَلَّمَ ثُمَّ أَمَرَ أَبَا مُوسَى بِأُمُورٍ مِنْ أُمُورِ النَّاسِ قَالَ ثُمَّ قَالَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَلْ اللَّهَ الْهُدَى وَأَنْتَ تَعْنِي بِذَلِكَ هِدَايَةَ الطَّرِيقِ وَاسْأَلْ اللَّهَ السَّدَادَ وَأَنْتَ تَعْنِي بِذَلِكَ تَسْدِيدَكَ السَّهْمَ وَنَهَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ أَجْعَلَ خَاتَمِي فِي هَذِهِ أَوْ هَذِهِ السَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى قَالَ فَكَانَ قَائِمًا فَمَا أَدْرِي فِي أَيَّتِهِمَا قَالَ وَنَهَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْمِيثَرَةِ وَعَنْ الْقَسِّيَّةِ
قُلْنَا لَهُ يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ وَأَيُّ شَيْءٍ الْمِيثَرَةُ قَالَ شَيْءٌ يَصْنَعُهُ النِّسَاءُ لِبُعُولَتِهِنَّ عَلَى رِحَالِهِنَّ قَالَ قُلْنَا وَمَا الْقَسِّيَّةُ قَالَ ثِيَابٌ تَأْتِينَا مِنْ قِبَلِ الشَّامِ مُضَلَّعَةٌ فِيهَا أَمْثَالُ الْأُتْرُجِّ قَالَ قَالَ أَبُو بُرْدَةَ فَلَمَّا رَأَيْتُ السَّبَنِيَّ عَرَفْتُ أَنَّهَا هِيَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Ali bin 'Ashim[1] telah mengabarkan kepada kami 'Ashim bin Kulaib Al Jarmi[2] dari Abu Burdah bin Abu Musa[3] berkata; Ketika saya duduk bersama bapakku, tiba-tiba datanglah Ali[4], dia mengucapkan salam dan menyuruh Abu Musa untuk mengurusi salah satu urusan orang banyak. Kemudian Ali Radhiallah 'anhu berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepadaku: "Mintalah petunjuk kepada Allah, yang kamu maksudkan untuk petunjuk jalan. Dan mintalah istiqamah kepada Allah, yang kamu maksudkan dengan istiqamah tersebut adalah seperti istiqamahnya anak panah" dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarangku untuk memakai cincinku pada jari ini dan itu yaitu jari telunjuk atau jari tengah. Ali melanjutkan; Beliau saat itu sedang berdiri, namun saya tidak tahu yang mana tepatnya (yang dilarang)? dia menambahkan; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang memakai al matsirah dan al qasiyah." Kami bertanya; "Wahai Amirul Mukminin! Apakah al mitsarah itu?" dia menjawab; "pelana yang dibuat kaum wanita untuk tempat duduk kendaraan mereka." Kami bertanya; "Apakah al qasiyah itu?" dia menjawab; "Pakaian yang berasal dari Syam yang bergaris-garis coraknya tebal dan meliuk-liuk." 'Ashim berkata; Abu Burdah berkata; "Tatkala saya melihat kain as Sabani, maka saya tahu bahwa yang dimaksud dalam hadits adalah kain itu."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Ali bin 'Ashim bin Shuhaib, Al Wasithiy At Taymiy, Abu Al Hasan, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 201 H, hidup di Hait.
  2. [2] Ashim bin Kulaib bin Syihab bin Al Majnun, Al Jarmiy, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 137 H, hidup di Kufah.
  3. [3] Amir bin 'Abdullah bin Qais, Al Asy'ariy, Abu Burdah, Ibnu Abi Musa Al Asy'ariy, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 104 H, hidup di Kufah.
  4. [4] Ali bin Abi Thalib bin 'Abdu Al Muthallib bin Hasyim bin 'Abdi Manaf, Al Hasyimiy, Abu Al Hasan, Abu Turab, Shahabat, wafat tahun 40 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.