Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ حَدَّثَنَا ابْنُ عَيَّاشٍ قَالَ حَدَّثَنِي الْأَوْزَاعِيُّ وَغَيْرُهُ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ
وُلِدَ لِأَخِي أُمِّ سَلَمَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غُلَامٌ فَسَمَّوْهُ الْوَلِيدَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَمَّيْتُمُوهُ بِأَسْمَاءِ فَرَاعِنَتِكُمْ لَيَكُونَنَّ فِي هَذِهِ الْأُمَّةِ رَجُلٌ يُقَالُ لَهُ الْوَلِيدُ لَهُوَ شَرٌّ عَلَى هَذِهِ الْأُمَّةِ مِنْ فِرْعَوْنَ لِقَوْمِهِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abul Mughirah[1] Telah menceritakan kepada kami Ibnu 'Ayyasy[2] dia berkata; Telah menceritakan kepadaku Al Auza'i[3] dan yang lainnya, dari Az Zuhri[4] dari Sa'id Bin Al Musayyib[5] dari Umar Bin Al Khaththab[6] dia berkata; "Telah lahir seorang anak dari saudara laki-laki Ummu Salamah istri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, kemudian diberi nama Al Walid, maka Nabi bersabda: "Kalian memberi nama dia dengan nama-nama fir'aun kalian, sungguh akan ada pada ummat ini seorang lelaki yang diberi nama Al Walid, sungguh dia lebih buruk bagi ummat ini ketimbang fir'aun kepada kaumnya."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Abdul Quddus bin Al Hajjaj, Al Khawlaniy, Abu Al Mughirah, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 212 H, hidup di Syam, wafat di Halawan.
  2. [2] Isma'il bin 'Ayyasy bin Sulaim , Al 'Anasiy Al Himshiy, Abu 'Utbah, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 181 H, hidup di Syam.
  3. [3] Abdur Rahman bin 'Amru bin Abi 'Amru, Al Awza'iy, Abu 'Amru, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 157 H, hidup di Syam, wafat di Baitul Maqdis .
  4. [4] Muhammad bin Muslim bin 'Ubaidillah bin 'Abdullah bin Syihab, Al Qurasyiy Az Zuhriy, Abu Bakar, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 124 H, hidup di Madinah.
  5. [5] Sa'id bin Al Musayyab bin Hazan bin Abi Wahab bin 'Amru, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 93 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  6. [6] Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al Qurasyiy Al 'Adawiy, Abu Hafsh, Al Faruq Amirul Mu'minin, Shahabat, wafat tahun 23, hidup di Madinah, wafat di Madinah.