Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Thaharah

Bab: Membaca basmalah saat wudlu

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ السَّرْحِ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ الدَّرَاوَرْدِيِّ قَالَ وَذَكَرَ رَبِيعَةُ
أَنَّ تَفْسِيرَ حَدِيثِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا وُضُوءَ لِمَنْ لَمْ يَذْكُرْ اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهِ أَنَّهُ الَّذِي يَتَوَضَّأُ وَيَغْتَسِلُ وَلَا يَنْوِي وُضُوءًا لِلصَّلَاةِ وَلَا غُسْلًا لِلْجَنَابَةِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Amru bin As Sarj[1] telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb[2] dari Ad Darawardi[3] dia berkata; Rabi'ah[4] menyebutkan bahwa tafsir hadits Nabi shallallahu 'alaihi wasallam: "Tidak sah wudhu orang yang tidak menyebut nama Allah padanya", adalah orang yang berwudhu atau mandi janabah tetapi tidak meniatkan wudhu dan mandi janabahnya untuk shalat.

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Ahmad bin 'Amru bin 'Abdullah bin 'Amru As Sarh, Al Umawiy, Abu Ath Thahir, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 250 H, hidup di Maru.
  2. [2] Abdullah bin Wahab bin Muslim, Al Qurasyiy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 197 H, hidup di Maru, wafat di Maru.
  3. [3] Abdul 'Aziz bin Muhammad bin 'Ubaid bin Abi 'Ubaid, Ad Darawardiy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 187 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  4. [4] Rabi'ah bin Abi 'Abdur Rahman Farrukh, Abu 'Utrsman, Rabi'ah Ar Ra'yi, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 136 H, hidup di Madinah, wafat di Anbar.