Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Shalat

Bab: Jika ragu apakah dua rakaat atau tiga rakaat,

حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ عَنْ مَالِكٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا شَكَّ أَحَدُكُمْ فِي صَلَاتِهِ فَلَا يَدْرِي كَمْ صَلَّى ثَلَاثًا أَوْ أَرْبَعًا فَلْيُصَلِّ رَكْعَةً وَلْيَسْجُدْ سَجْدَتَيْنِ وَهُوَ جَالِسٌ قَبْلَ التَّسْلِيمِ فَإِنْ كَانَتْ الرَّكْعَةُ الَّتِي صَلَّى خَامِسَةً شَفَعَهَا بِهَاتَيْنِ وَإِنْ كَانَتْ رَابِعَةً فَالسَّجْدَتَانِ تَرْغِيمٌ لِلشَّيْطَانِ
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْقَارِيُّ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ بِإِسْنَادِ مَالِكٍ قَالَ إِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا شَكَّ أَحَدُكُمْ فِي صَلَاتِهِ فَإِنْ اسْتَيْقَنَ أَنْ قَدْ صَلَّى ثَلَاثًا فَلْيَقُمْ فَلْيُتِمَّ رَكْعَةً بِسُجُودِهَا ثُمَّ يَجْلِسْ فَيَتَشَهَّدْ فَإِذَا فَرَغَ فَلَمْ يَبْقَ إِلَّا أَنْ يُسَلِّمَ فَلْيَسْجُدْ سَجْدَتَيْنِ وَهُوَ جَالِسٌ ثُمَّ لِيُسَلِّمْ ثُمَّ ذَكَرَ مَعْنَى مَالِكٍ قَالَ أَبُو دَاوُد وَكَذَلِكَ رَوَاهُ ابْنُ وَهْبٍ عَنْ مَالِكٍ وَحَفْصِ بْنِ مَيْسَرَةَ وَدَاوُدَ بْنِ قَيْسٍ وَهِشَامِ بْنِ سَعْدٍ إِلَّا أَنَّ هِشَامًا بَلَغَ بِهِ أَبَا سَعِيدٍ الْخُدْرِيَّ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Al Qa'nabi[1] dari Malik[2] dari Zaid bin Aslam[3] dari 'Atha` bin Yasar[4] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila salah seorang dari kalian ragu dalam shalatnya, sehingga tidak tahu tiga atukah empat raka'atkah yang telah di kerjakan, hendaknya ia sujud dua kali ketika sedang duduk sebelum salam, jika ternyata raka'at yang di kerjakannya itu raka'at yang kelima, maka shalatnya di sempurnakan oleh dua sujud tersebut, sekiranya sudah cukup empar raka'at, maka sujudnya itu untuk menjengkelkan syetan." Telah menceritakan kepada kami Qutaibah[5] telah menceritakan kepada kami Ya'qub bin Abdurrahman Al Qarri[6] dari Zaid bin Aslam[3] dengan isnadnya Malik dia berkata; Sesungguhnya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila salah seorang dari kalian ragu dalam shalatnya, dan apabila ia meyakini telah mengerjakan tiga raka'at, hendaknya ia berdiri untuk menyempurnakan satu raka'at dengan sujudnya kemudian dia duduk sambil membaca tasyahud. Apabila telah selesai dan tinggal salam, hendaknya ia sujud dua kali kemudian salam…" kemudian dia menyebutkan makna hadits Malik. Abu Daud mengatakan; "Demikian juga yang di riwayatkan oleh Ibnu Wahb[8] dari Malik[2] dan Hafsh bin Maisarah[10], Daud bin Qais[11] serta Hisyam bin Sa'd[12] kecuali Hisyam yang menyampaikan dari Abu Sa'id Al Khudri[13]."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Abdullah bin Maslamah bin Qa'nab, Al Qa'nabiy Al Haritsiy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 221 H, hidup di Madinah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Malik bin Anas bin Malik bin Abi 'Amir, Al Ashbahiy Al Humairiy, Abu 'Abdullah , Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 179 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  3. [3] Zaid bin Aslam, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu Usamah, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 136 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  4. [4] Atha' bin Yasar, Al Hilaliy, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 103 H, hidup di Madinah, wafat di Iskandariyah.
  5. [5] Qutaibah bin Sa'id bin Jamil bin Tharif bin 'Abdullah , Ats Tsaqafiy Al Baghlaniy, Abu Raja', Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 240 H, hidup di Himsh.
  6. [6] Ya'qub bin 'Abdur Rahman bin Muhammad bin 'Abdullah bin 'Abdul Qariy, Al Madaniy Al Qariy, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 181 H, hidup di Maru.
  7. [7] Zaid bin Aslam, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu Usamah, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 136 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  8. [8] Abdullah bin Wahab bin Muslim, Al Qurasyiy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 197 H, hidup di Maru, wafat di Maru.
  9. [9] Malik bin Anas bin Malik bin Abi 'Amir, Al Ashbahiy Al Humairiy, Abu 'Abdullah , Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 179 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  10. [10] Hafsh bin Maysarah, Abu 'Umar, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 181 H, hidup di Syam.
  11. [11] Daud bin Qais, Abu Sulaiman, Al Farra', Tabi'in kalangan biasa, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  12. [12] Hisyam bin Sa'ad, Al Qurasyiy, Abu 'Abbad, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 160 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  13. [13] Sa'ad bin Malik bin Sinan bin 'Ubaid, Al Khudriy Al Anshariy, Abu Sa'id, Shahabat, wafat tahun 74 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.