Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Shalat

Bab: Jika ragu apakah dua rakaat atau tiga rakaat,

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُّ بْنُ الْعَلَاءِ حَدَّثَنَا أَبُو خَالِدٍ عَنْ ابْنِ عَجْلَانَ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا شَكَّ أَحَدُكُمْ فِي صَلَاتِهِ فَلْيُلْقِ الشَّكَّ وَلْيَبْنِ عَلَى الْيَقِينِ فَإِذَا اسْتَيْقَنَ التَّمَامَ سَجَدَ سَجْدَتَيْنِ فَإِنْ كَانَتْ صَلَاتُهُ تَامَّةً كَانَتْ الرَّكْعَةُ نَافِلَةً وَالسَّجْدَتَانِ وَإِنْ كَانَتْ نَاقِصَةً كَانَتْ الرَّكْعَةُ تَمَامًا لِصَلَاتِهِ وَكَانَتْ السَّجْدَتَانِ مُرْغِمَتَيْ الشَّيْطَانِ
قَالَ أَبُو دَاوُد رَوَاهُ هِشَامُ بْنُ سَعْدٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ مُطَرِّفٍ عَنْ زَيْدٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَحَدِيثُ أَبِي خَالِدٍ أَشْبَعُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al 'Ala`[1] telah menceritakan kepada kami Abu Khalid[2] dari Ibnu Al 'Ajlan[3] dari Zaid bin Aslam[4] dari 'Atha` bin Yasar[5] dari Abu Sa'id Al Khudri[6] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila salah seorang dari kalian ragu dalam shalatnya, hendaknya ia meninggalkan keraguannya dan menetapkan yang di yakininya, apabila dia yakin (raka'atnya) telah sempurna, lalu sujud dua kali. Apabila ternyata raka'atnya telah sempurna, maka satu raka'at dan kedua sujudnya itu menjadi tambahan baginya (amalan sunnah), kalau memang ternyata raka'atnya kurang, maka raka'at itu menjadi penyempurna shalatnya dan kedua sujudnya itu sebagai pembuat syetan jengkel." Abu Daud berkata; "Di riwayatkan pula oleh Hisyam bin Sa'd[7] dan Muhammad bin Mutharif[8] dari Zaid[9] dari 'Atha` bin Yasar[5] dari Abu Sa'id Al Khudri[6] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, sedangkan haditsnya Abu Khalid lebih sempurna (daripada haditsnya Hisyam)."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Muhammad bin Al 'Alaa' bin Kuraib, Al Hamdaniy, Abu Kuraib, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 248 H, hidup di Kufah.
  2. [2] Sulaiman bin Hayyan, Al Azdiy, Abu Khalid, Al Ahmar, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 189 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  3. [3] Muhammad bin 'Ajlan, Al Qurasyiy, Abu 'Abdullah , Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 148 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  4. [4] Zaid bin Aslam, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu Usamah, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 136 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  5. [5] Atha' bin Yasar, Al Hilaliy, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 103 H, hidup di Madinah, wafat di Iskandariyah.
  6. [6] Sa'ad bin Malik bin Sinan bin 'Ubaid, Al Khudriy Al Anshariy, Abu Sa'id, Shahabat, wafat tahun 74 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  7. [7] Hisyam bin Sa'ad, Al Qurasyiy, Abu 'Abbad, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 160 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  8. [8] Muhammad bin Mutharrif bin Daud, At Taymiy Al Laitsiy, Abu Ghassan, Tabi'ul Atba' kalangan tua, hidup di Syam.
  9. [9] Zaid bin Aslam, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu Usamah, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 136 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  10. [10] Atha' bin Yasar, Al Hilaliy, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 103 H, hidup di Madinah, wafat di Iskandariyah.
  11. [11] Sa'ad bin Malik bin Sinan bin 'Ubaid, Al Khudriy Al Anshariy, Abu Sa'id, Shahabat, wafat tahun 74 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.