Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Shalat

Bab: Makruhnya bertelekan pada tangan dalam shalat

حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ زَيْدِ بْنِ أَبِي الزَّرْقَاءِ حَدَّثَنَا أَبِي ح و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ وَهَذَا لَفْظُهُ جَمِيعًا عَنْ هِشَامِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ
أَنَّهُ رَأَى رَجُلًا يَتَّكِئُ عَلَى يَدِهِ الْيُسْرَى وَهُوَ قَاعِدٌ فِي الصَّلَاةِ قَالَ هَارُونُ بْنُ زَيْدٍ سَاقِطًا عَلَى شِقِّهِ الْأَيْسَرِ ثُمَّ اتَّفَقَا فَقَالَ لَهُ لَا تَجْلِسْ هَكَذَا فَإِنَّ هَكَذَا يَجْلِسُ الَّذِينَ يُعَذَّبُونَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Harun bin Zaid bin Abu Az Zarqa'[1] telah menceritakan kepada kami ayahku[2], dan telah di riwayatkan dari jalur lain, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Salamah[3] telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb[4], sedangkan lafadznya dari Hisyam bin Sa'd[5] dari Nafi'[6] dari Ibnu Umar[7] bahwa dia melihat seseorang bersandar dengan tangan kirinya ketika duduk dalam shalat- Harun bin Yazid berkata: "condong kearah kirinya, " kemudian keduanya sepakat pada lafadz- Maka Ibnu Umar berkata kepadanya; "Janganlah kamu duduk seperti itu, karena itu seperti duduknya orang yang di adzab."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Harun bin Zaid bin Abi Az Zarqa', At Taghlibiy Al Maushiliy, Abu Musa, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Syam.
  2. [2] Zaid bin Abi Az Zarqa' Yazid, Ats Tsa'labiy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 194 H, hidup di Syam.
  3. [3] Muhammad bin Salamah bin 'Abdullah , Al Muradiy Al Jamaliy, Abu Al Harits, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 248 H, hidup di Maru.
  4. [4] Abdullah bin Wahab bin Muslim, Al Qurasyiy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 197 H, hidup di Maru, wafat di Maru.
  5. [5] Hisyam bin Sa'ad, Al Qurasyiy, Abu 'Abbad, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 160 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  6. [6] "Nafi', maula Ibnu 'Umar ", Al Madaniy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 117 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  7. [7] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.