Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Shalat

Bab: Shalat dengan bersandar pada tongkat

حَدَّثَنَا عَبْدُ السَّلَامِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْوَابِصِيُّ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ شَيْبَانَ عَنْ حُصَيْنِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ هِلَالِ بْنِ يَسَافٍ قَالَ
قَدِمْتُ الرَّقَّةَ فَقَالَ لِي بَعْضُ أَصْحَابِي هَلْ لَكَ فِي رَجُلٍ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ قُلْتُ غَنِيمَةٌ فَدَفَعْنَا إِلَى وَابِصَةَ قُلْتُ لِصَاحِبِي نَبْدَأُ فَنَنْظُرُ إِلَى دَلِّهِ فَإِذَا عَلَيْهِ قَلَنْسُوَةٌ لَاطِئَةٌ ذَاتُ أُذُنَيْنِ وَبُرْنُسُ خَزٍّ أَغْبَرُ وَإِذَا هُوَ مُعْتَمِدٌ عَلَى عَصًا فِي صَلَاتِهِ فَقُلْنَا بَعْدَ أَنْ سَلَّمْنَا فَقَالَ حَدَّثَتْنِي أُمُّ قَيْسٍ بِنْتُ مِحْصَنٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمَّا أَسَنَّ وَحَمَلَ اللَّحْمَ اتَّخَذَ عَمُودًا فِي مُصَلَّاهُ يَعْتَمِدُ عَلَيْهِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abdussalam bin Abdurrahman al wabishi[1] telah menceritakan kepada kami ayahku[2] dari Syaiban[3] dari Hushain bin Abdurrahman[4] dari Hilal bin Yasaf[5] dia berkata; "Aku pergi ke negeri Raqqah, lalu sebagian sahabatku berkata kepadaku; "Apakah kamu mempunyai keinginan untuk bertemu salah seorang sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam?" Hilal berkata; jawabku: "ya! ini suatu keberuntungan, " lalu kami menuju Wabishah[6] (seorang sahabat Rasulullah), aku berkata kepada sahabatku; "Kita mulai pandangi dulu karakternya, ternyata dia mengenakan peci bertelinga dua yang selalu melekat dan mengenakan jubah yang bertopi yang terbuat dari bahan sutera berwarna abu-abu, dan dia tengah mengerjakan shalat sambil bersandar kepada tongkatnya. Kami tanyakan hal itu kepadanya setelah kami memberi salam, dia menjawab: " Ummu Qais binti Mihshan[7] pernah menyampaikan kepadaku, bahwa setelah berusia lanjut dan lemah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membuat tiang di tempat shalatnya untuk bersandar."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Abdus Salam bin 'Abdur Rahman bin Shakhr, Al Asadiy Al Washibiy, Abu Al fadlol, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 147 H, hidup di Syam.
  2. [2] Abdur Rahman bin Shakhr bin 'Abdur Rahman, Al AsadiyAr Raqqiy, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, hidup di Syam.
  3. [3] Syaiban bin 'Abdur Rahman, Al Bashriy, Abu Mu'awiyah, An Nahwaa Al Mu'addib, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 164 H, hidup di Kufah, wafat di Baghdad.
  4. [4] Hushain bin 'Abdur Rahman, Abu Al Hudzail, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 136 H, hidup di Kufah.
  5. [5] Hilal bin Yasaf, Al Asyja'iy, Abu Al Hasan, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Kufah.
  6. [6] Wabishah bin Ma'bad bin 'Utbah , Al Asadiy, Abu Salim, Tabi'in kalangan tua, hidup di Jazirah.
  7. [7] Aminah binti Mihshan, Al Asadiyyah, Ummu Qais, Shahabiyah, hidup di Madinah.