Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Thaharah

Bab: Apakah boleh shalat dengan menahan kentut

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْأَرْقَمِ
أَنَّهُ خَرَجَ حَاجًّا أَوْ مُعْتَمِرًا وَمَعَهُ النَّاسُ وَهُوَ يَؤُمُّهُمْ فَلَمَّا كَانَ ذَاتَ يَوْمٍ أَقَامَ الصَّلَاةَ صَلَاةَ الصُّبْحِ ثُمَّ قَالَ لِيَتَقَدَّمْ أَحَدُكُمْ وَذَهَبَ إِلَى الْخَلَاءِ فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا أَرَادَ أَحَدُكُمْ أَنْ يَذْهَبَ الْخَلَاءَ وَقَامَتْ الصَّلَاةُ فَلْيَبْدَأْ بِالْخَلَاءِ
قَالَ أَبُو دَاوُد رَوَى وُهَيْبُ بْنُ خَالِدٍ وَشُعَيْبُ بْنُ إِسْحَقَ وَأَبُو ضَمْرَةَ هَذَا الْحَدِيثَ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ رَجُلٍ حَدَّثَهُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَرْقَمَ وَالْأَكْثَرُ الَّذِينَ رَوَوْهُ عَنْ هِشَامٍ قَالُوا كَمَا قَالَ زُهَيْرٌ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Yunus[1] telah menceritakan kepada kami Zuhair[2] telah menceritakan kepada kami Hisyam bin Urwah[3] dari Ayahnya[4] dari Abdullah bin Al Arqam[5], bahwasanya dia keluar untuk menunaikan haji atau umrah bersama sekelompok orang dan dia mengimami shalat mereka. Tatkala suatu hari dia mendirikan Shalat Shubuh, dia berkata; "Majulah salah seorang dari kalian, " lalu dia pergi ke WC, (dia berkata); sesungguhnya saya telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila salah seorang dari kalian ingin pergi ke WC sedangkan shalat telah didirikan, hendaklah dia memulai dengan pergi ke WC terlebih dahulu." Abu Dawud berkata; Wuhaib bin Khalid[6] dan Syu'aib bin Ishaq[7] dan Abu Dlamrah[8] meriwayatkan hadits ini dari Hisyam bin Urwah[3] dari Ayahnya[4] dari Seorang laki-laki[11] yang telah menceritakan kepadanya, dari Abdullah bin Arqam[12], dan mayoritas perawi yang meriwayatkan hadits ini dari Hisyam mengatakan; Sebagaimana yang dikatakan oleh Zuhair.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Ahmad bin 'Abdullah bin Yunus bin 'Abdullah bin Qais, At Tamimiy Al Yarbuu'iy, Abu 'Abdullah , Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 227 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  2. [2] Zuhair bin Mu'awiyah bin Hudaij, Al Ja'fiy, Abu Khaitsamah, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 173 H, hidup di Kufah, wafat di Jazirah.
  3. [3] Hisyam bin 'Urwah bin Az Zubair bin Al 'Awwam, Al Asadiy, Abu Al Mundzir, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 145 H, hidup di Madinah, wafat di Baghdad.
  4. [4] Urwah bin Az Zubair bin Al 'Awwam bin Khuwailid bin Asad bin 'Abdul 'Izzi bin Qu, Al Asadiy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 93 H, hidup di Madinah.
  5. [5] Abdullah bin Alk Arqam bin 'Abdu Yaghuts, Al Qurasyiy Az Zuhriy, Shahabat, hidup di Madinah.
  6. [6] Wuhaib bin Khalid bin 'Ajlan, Al Bahiliy, Abu Bakar, Shahibu Al Karabis, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 165 H, hidup di Bashrah.
  7. [7] Syu'aib bin Ishaq bin 'Abdur Rahman, Al Umaeiy Ad Damsyiqiy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 189 H, hidup di Dujail.
  8. [8] Anas bin 'Iyadl boin Dlamrah , Al Laitsiy, Abu Dlamrah, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 200 H, hidup di Madinah.
  9. [9] Hisyam bin 'Urwah bin Az Zubair bin Al 'Awwam, Al Asadiy, Abu Al Mundzir, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 145 H, hidup di Madinah, wafat di Baghdad.
  10. [10] Urwah bin Az Zubair bin Al 'Awwam bin Khuwailid bin Asad bin 'Abdul 'Izzi bin Qu, Al Asadiy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 93 H, hidup di Madinah.
  11. [11] Nama tidak diketahui.
  12. [12] Abdullah bin Alk Arqam bin 'Abdu Yaghuts, Al Qurasyiy Az Zuhriy, Shahabat, hidup di Madinah.