Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Shalat

Bab: Melatakkan tangan pada lambung dan duduk iq'a`

حَدَّثَنَا هَنَّادُ بْنُ السَّرِيِّ عَنْ وَكِيعٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ زِيَادٍ عَنْ زِيَادِ بْنِ صَبِيحٍ الْحَنَفِيِّ قَالَ
صَلَّيْتُ إِلَى جَنْبِ ابْنِ عُمَرَ فَوَضَعْتُ يَدَيَّ عَلَى خَاصِرَتَيَّ فَلَمَّا صَلَّى قَالَ هَذَا الصَّلْبُ فِي الصَّلَاةِ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْهَى عَنْهُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Hannad bin As Sarri[1] dari Waki'[2] dari Sa'id bin Ziyad[3] dari Ziyad bin Shabih Al Hanafi[4] dia berkata; saya shalat di samping Ibnu Umar[5], lalu aku meletakkan kedua tanganku pada kedua lambungku (bertolak pinggang), seusainya shalat, dia berkata; "Ini adalah salib dalam shalat, dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang perbuatan seperti ini."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Hannad bin As Sariy bin Mush'ab, At Tamimiy Ad Darimiy, Abu As Sariy, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 243 H, hidup di Kufah.
  2. [2] Waki' bin Al Jarrah bin Malih, Ar Ru'asiy, Abu Sufyan, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 196 H, hidup di Kufah, wafat di Ainul Wardah.
  3. [3] Sa'id bin Ziyad, Asy Syaibaniy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Marur Rawdz.
  4. [4] Ziyad bin Shubaih, Al Hanafiy, Abu Maryam, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Marur Rawdz.
  5. [5] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.