Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Shalat

Bab: Wanita mengangkat kepadanya dari sujud saat shalat bersama kaum lak-laki

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُتَوَكِّلِ الْعَسْقَلَانِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَنْبَأَنَا مَعْمَرٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُسْلِمٍ أَخِي الزُّهْرِيِّ عَنْ مَوْلًى لِأَسْمَاءَ ابْنَةِ أَبِي بَكْرٍ عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ قَالَتْ
سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ كَانَ مِنْكُنَّ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلَا تَرْفَعْ رَأْسَهَا حَتَّى يَرْفَعَ الرِّجَالُ رُءُوسَهُمْ كَرَاهَةَ أَنْ يَرَيْنَ مِنْ عَوْرَاتِ الرِّجَالِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutawakkil Al 'Asqalani[1] telah menceritakan kepada kami Abdurrazaq[2] telah memberitakan kepada kami Ma'mar[3] dari Abdullah bin Muslim saudaranya Az Zuhri[4] dari Bekas budaknya Asma` binti Abu Bakar[5] dari Asma` binti Abu Bakar[6] dia berkata; saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa di antara kalian (para wanita) beriman kepada Allah dan hari akhir, janganlah mengangkat kepalanya terlebih dahulu sehingga kaum laki-laki mengangkat kepala mereka, karena di khawatirkan mereka melihat aurat kaum laki-laki."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Muhammad bin Al Mutawakkil bin 'Abdur Rahman, Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu 'Abdullah , Ibnu Abi As Sariy, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 238 H, hidup di Syam, wafat di Abdasa.
  2. [2] Abdur Razzaq bin Hammam bin Nafi', Al Humairiy Ash Shan'aniy, Abu Bakar, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 211 H, hidup di Yaman, wafat di Yaman.
  3. [3] Ma'mar bin Raosyid, Al Azdiy Al Bashriy, Abu 'Urwah, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 154 H, hidup di Yaman.
  4. [4] Abdullah bin Muslim bin 'Ubaidillah 'Abdullah bin Syihab, Az Zuhriy, AbuMuhammad, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Madinah.
  5. [5] Nama tidak diketahui.
  6. [6] Asma' binti Abu Bakar Ash Shiddiq, Al Qurasyiyyah, Ummu 'Abdullah , Dzatu An Nuthaqain, Shahabiyah, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.