Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Shalat

Bab: Menyempurnakan takbir

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ وَابْنُ الْمُثَنَّى قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ الْحَسَنِ بْنِ عِمْرَانَ قَالَ ابْنُ بَشَّارٍ الشَّامِيِّ و قَالَ أَبُو دَاوُدَ أَبُو عَبْدِ اللَّهِ الْعَسْقَلَانِيُّ عَنْ ابْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبْزَى عَنْ أَبِيهِ
أَنَّهُ صَلَّى مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَانَ لَا يُتِمُّ التَّكْبِيرَ
قَالَ أَبُو دَاوُد مَعْنَاهُ إِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ الرُّكُوعِ وَأَرَادَ أَنْ يَسْجُدَ لَمْ يُكَبِّرْ وَإِذَا قَامَ مِنْ السُّجُودِ لَمْ يُكَبِّرْ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basyar[1] dan Ibnu Al Mutsanna[2] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami Abu Daud[3] telah menceritakan kepada kami Syu'bah[4] dari Al Hasan bin 'Imran[5] dia berkata; Ibnu Basyar As Syami berkata; Abu Daud Abu Abdullah Al 'Asqalani berkata dari Ibnu Abdurrahman bin Abza[6] dari ayahnya[7] bahwa dia shalat bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dan beliau tidak menyempurnakan takbir. ' Abu Daud mengatakan; maknanya; 'Apabila mengangkat kepalanya dari ruku' (I'tidal) dan hendak sujud, maka beliau tidak bertakbir, begitu juga ketika bangkit dari sujud, beliau tidak bertakbir."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Muhammad bin Basysyar bin 'Utsman, Al 'Abdiy, Abu Bakar, Bindar, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 252 H, hidup di Bashrah.
  2. [2] Muhammad bin Al Mutsannaa bin 'Ubaid, Al 'Anaziy, Abu Musa, Az Zaman, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 252 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] Sulaiman bin Daud bin Al Jarud, Ath Thayyalisiy, Abu Daud, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 204 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  4. [4] Syu'bah bin Al Hajjaj bin Al Warad, Al Azdiy Al Wasithiy, Abu Bistham, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 160 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  5. [5] Al Hasan bin 'Imran, Al 'Asqalaniy, Abu 'Abdullah , Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, hidup di Syam.
  6. [6] Abdullah bin 'Abdur Rahman bin Abzaa, Al Khaza'iy, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Kufah.
  7. [7] Abdur Rahman bin Abzaa, Al Khuza'iy, Shahabat, hidup di Kufah.