Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Shalat

Bab: Orang yang tidak membaca surat al fatihah dalam shalatnya

حَدَّثَنَا الرَّبِيعُ بْنُ سُلَيْمَانَ الْأَزْدِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا الْهَيْثَمُ بْنُ حُمَيْدٍ أَخْبَرَنِي زَيْدُ بْنُ وَاقِدٍ عَنْ مَكْحُولٍ عَنْ نَافِعِ بْنِ مَحْمُودِ بْنِ الرَّبِيعِ الْأَنْصَارِيِّ
قَالَ نَافِعٌ أَبْطَأَ عُبَادَةُ بْنُ الصَّامِتِ عَنْ صَلَاةِ الصُّبْحِ فَأَقَامَ أَبُو نُعَيْمٍ الْمُؤَذِّنُ الصَّلَاةَ فَصَلَّى أَبُو نُعَيْمٍ بِالنَّاسِ وَأَقْبَلَ عُبَادَةُ وَأَنَا مَعَهُ حَتَّى صَفَفْنَا خَلْفَ أَبِي نُعَيْمٍ وَأَبُو نُعَيْمٍ يَجْهَرُ بِالْقِرَاءَةِ فَجَعَلَ عُبَادَةُ يَقْرَأُ أُمَّ الْقُرْآنِ فَلَمَّا انْصَرَفَ قُلْتُ لِعُبَادَةَ سَمِعْتُكَ تَقْرَأُ بِأُمِّ الْقُرْآنِ وَأَبُو نُعَيْمٍ يَجْهَرُ قَالَ أَجَلْ صَلَّى بِنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْضَ الصَّلَوَاتِ الَّتِي يَجْهَرُ فِيهَا بِالْقِرَاءَةِ قَالَ فَالْتَبَسَتْ عَلَيْهِ الْقِرَاءَةُ فَلَمَّا انْصَرَفَ أَقْبَلَ عَلَيْنَا بِوَجْهِهِ وَقَالَ هَلْ تَقْرَءُونَ إِذَا جَهَرْتُ بِالْقِرَاءَةِ فَقَالَ بَعْضُنَا إِنَّا نَصْنَعُ ذَلِكَ قَالَ فَلَا وَأَنَا أَقُولُ مَا لِي يُنَازِعُنِي الْقُرْآنُ فَلَا تَقْرَءُوا بِشَيْءٍ مِنْ الْقُرْآنِ إِذَا جَهَرْتُ إِلَّا بِأُمِّ الْقُرْآنِ
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ سَهْلٍ الرَّمْلِيُّ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ عَنْ ابْنِ جَابِرٍ وَسَعِيدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ وَعَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْعَلَاءِ عَنْ مَكْحُولٍ عَنْ عُبَادَةَ نَحْوَ حَدِيثِ الرَّبِيعِ بْنِ سُلَيْمَانَ قَالُوا فَكَانَ مَكْحُولٌ يَقْرَأُ فِي الْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ وَالصُّبْحِ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ فِي كُلِّ رَكْعَةٍ سِرًّا قَالَ مَكْحُولٌ اقْرَأْ بِهَا فِيمَا جَهَرَ بِهِ الْإِمَامُ إِذَا قَرَأَ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ وَسَكَتَ سِرًّا فَإِنْ لَمْ يَسْكُتْ اقْرَأْ بِهَا قَبْلَهُ وَمَعَهُ وَبَعْدَهُ لَا تَتْرُكْهَا عَلَى كُلِّ حَالٍ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Ar Rabi'ah' bin Sulaiman Al Azdi[1] telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Yusuf[2] telah menceritakan kepada kami Al Haitsam bin Humaid[3] telah mengabarkan kepadaku Zaid bin Waqid[4] dari Makhul[5] dari Nafi' bin Mahmud bin Ar Rabi'ah' Al Anshari[6], Nafi' berkata; 'Ubadah bin Shamit[7] terlambat dari shalat shubuh, maka Abu Nu'aim seorang Mu'adzin mengumandangkan adzan untuk shalat, lalu Abu Nu'aim mengimami shalat orang banyak, tidak lama kemudian Ubadah datang bersamaku hingga kami mengambil shaf di belakang Abu Nu'aim, sedangkan Abu Nu'aim mengeraskan bacaannya, sementara 'Ubadah membaca Al Fatihah. Ketika shalat selesai, aku bertanya kepada Ubadah; "Aku mendengar kamu membaca Al Fatihah ketika Abu Nu'aim mengeraskan bacaannya." Dia menjawab; "Ya, kami juga pernah melakukan ketika shalat bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di sebagian shalat yang bacaannya di keraskan." Katanya melanjutkan; "Hingga bacaannya bercampur, selepas shalat, beliau menghadap kami sambil bersabda: "Apakah kalian juga ikut membaca ketika aku mengeraskan bacaanku?" sebagian kami menjawab; "Kami melakukan hal itu." Beliau bersabda: "Oleh karenanya aku berkata (dalam hati), kenapa ada yang membaca bersamaku dan mendahuluiku dalam membaca Al Qur'an?, janganlah kalian membaca sesuatu pun ketika aku mengeraskan bacaan, kecuali bacaan Al Fatihah." Telah menceritakan kepada kami Ali bin Sahl Ar Ramli[8] telah menceritakan kepada kami Al Walid[9] dari Ibnu Jabir[10] dan Sa'id bin Abdul Aziz[11] dan Abdullah bin Al 'Ala`[12] dari Makhul[5] dari 'Ubadah[14] seperti haditsnya Ar Rabi'ah' bin Sulaiman, mereka berkata; "Mak-hul biasa membaca Al Fatihah dengan suara lirih pada waktu shalat Maghrib, Isya' dan Shubuh, di setiap raka'atnya. Kata Mak-hul; "Bacalah Al Fatihah dengan suara lirih (pelan) ketika imam mengeraskan bacaannya ketika berhenti dari membaca Al Fatihah, apabila imam tidak berhenti (diam), maka bacalah sebelum imam membaca atau membaca bersamanya atau setelah imam membacanya, yang penting, janganlah kamu meninggalkannya (tidak membaca Al Fatihah)."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Ar Rabi' bin Sulaiman bin Daud, Abu Muhammad, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 256 H, hidup di Maru.
  2. [2] Abdullah bin Yusuf, At Tunisiy Al Kila'iy, Abu Muhammad, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 218 H, hidup di Maru, wafat di Maru.
  3. [3] Al Haitsam bin Humaid, Abu Ahmad , Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, hidup di Syam.
  4. [4] Zaid bin Waqid, Al Qurasyiy, Abu 'Umar, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 138 H, hidup di Syam.
  5. [5] Makhul, Asy Syamiy, Abu 'Abdullah , Tabi'ul Atba' kalangan biasa, wafat tahun 113 H, hidup di Syam, wafat di Syam.
  6. [6] Nafi' bin Mahmub bin Ar Rabi', Al Anshariy Al Madaniy, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Syam.
  7. [7] Ubadah bin Ash Shamit bin Qais, Al Anshariy, Abu Al Wlid, Shahabat, wafat tahun 34 H, hidup di Madinah, wafat di Fisa.
  8. [8] Ali bin Sahal bin Qadim, Al Harsyiy Ar Ramliy, Abu Al Hasan, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 261 H, hidup di Syam.
  9. [9] Al Walid bin Muslim, Abu Al 'Abbas, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 195 H, hidup di Syam, wafat di Dzimar atau Damsiq.
  10. [10] Abdur Rahman bin Yazid bin Jabir, Al Azdiy Ad Daraniy, Abu 'Utbah, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 154 H, hidup di Syam.
  11. [11] Sa'id bin 'Abdul 'Aziz bin Abi Yahya, At Tanukhiy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 167 H, hidup di Syam.
  12. [12] Abdullah bin Al 'Alaa' bin Zabr, Ar Rib'iy, Abu Zabar, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 164 H, hidup di Syam, wafat di Syam.
  13. [13] Makhul, Asy Syamiy, Abu 'Abdullah , Tabi'ul Atba' kalangan biasa, wafat tahun 113 H, hidup di Syam, wafat di Syam.
  14. [14] Ubadah bin Ash Shamit bin Qais, Al Anshariy, Abu Al Wlid, Shahabat, wafat tahun 34 H, hidup di Madinah, wafat di Fisa.