Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Shalat

Bab: Berhenti setelah iftitah

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ عَنْ يُونُسَ عَنْ الْحَسَنِ قَالَ قَالَ سَمُرَةُ
حَفِظْتُ سَكْتَتَيْنِ فِي الصَّلَاةِ سَكْتَةً إِذَا كَبَّرَ الْإِمَامُ حَتَّى يَقْرَأَ وَسَكْتَةً إِذَا فَرَغَ مِنْ فَاتِحَةِ الْكِتَابِ وَسُورَةٍ عِنْدَ الرُّكُوعِ قَالَ فَأَنْكَرَ ذَلِكَ عَلَيْهِ عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ قَالَ فَكَتَبُوا فِي ذَلِكَ إِلَى الْمَدِينَةِ إِلَى أُبَيٍّ فَصَدَّقَ سَمُرَةَ
قَالَ أَبُو دَاوُد كَذَا قَالَ حُمَيْدٌ فِي هَذَا الْحَدِيثِ وَسَكْتَةً إِذَا فَرَغَ مِنْ الْقِرَاءَةِ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ خَلَّادٍ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ الْحَارِثِ عَنْ أَشْعَثَ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدُبٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ كَانَ يَسْكُتُ سَكْتَتَيْنِ إِذَا اسْتَفْتَحَ وَإِذَا فَرَغَ مِنْ الْقِرَاءَةِ كُلِّهَا فَذَكَرَ مَعْنَى حَدِيثِ يُونُسَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Ya'kub bin Ibrahim[1] telah menceritakan kepada kami Isma'il[2] dari Yunus[3] dari Al Hasan[4] dia berkata; Samurah[5] berkata; "Aku hafal dua tempat diam sejenaknya beliau dalam shalat, pertama ketika imam bertakbir sampai membaca (Al Fatihah) dan diamnya yang kedua apabila selesai membaca surat Al Fatihah dan surat Al Qur'an sebelum ruku'." Al Hasan mengatakan; "Ternyata hal itu di ingkari oleh 'Imran bin Hushain." Kata Al Hasan selanjutnya; "Lantas mereka (orang-orang) menulis surat mengenai hal itu kepada Ubay[6] di Madinah, namun Ubay membenarkan Samurah." Abu Daud mengatakan; "Demikianlah kata Humaid dalam hadits ini, yaitu; "Diam sejenaknya beliau ketika selesai membaca (surat Al Qur'an)." Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Khallad[7] telah menceritakan kepada kami Khalid bin Al Harits[8] dari Asy'ats[9] dari Al Hasan[4] dari Samurah bin Jundab[11] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bahwa beliau diam sejenak di dua tempat, yaitu; Ketika mulai (shalat, yaitu setelah takbir -pent) dan ketika selesai membaca (surat)." Kemudian perawi menyebutkan makna hadits Yunus."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Ya'qub bin Ibrahim bin Katsir, Ad Dawraqiy Al 'Abdiy, Abu Yusuf, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 252 H, hidup di Baghdad.
  2. [2] Isma'il bin Ibrahim bin Muqsim, Al Asadiy, Abu Bisyir, Ibnu 'Ulayyah, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 193 H, hidup di Bashrah, wafat di Baghdad.
  3. [3] Yunus bin 'Ubaid bin Dinar, Al 'Abdiy, Abu 'Ubaid, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 139 H, hidup di Bashrah .
  4. [4] Al Hasan bin Abi Al Hasan Yasar, Al Bashriy, Abu Sa'id, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 110 H, hidup di Bashrah.
  5. [5] Samrah bij Jundab bin Hilal, Al Fazariy, Abu Sa'id, Shahabat, wafat tahun 58 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  6. [6] Ubay bin Ka'ab bin Qais, Al Anshariy Al Khazrajiy, Abu Al Mundzir , Shahabat, wafat tahun 32 H, hidup di Madinah.
  7. [7] Muhammad bin Khallad bin Katsir, Al Bahiliy, Abu Bakar, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 239 H, hidup di Bashrah.
  8. [8] Khalid bin Al Harits, Abu 'Utsman, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 186 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  9. [9] Asy'ats bin 'Abdul Malik , Al Himraniy, Abu Hani', Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 142 H, hidup di Bashrah.
  10. [10] Al Hasan bin Abi Al Hasan Yasar, Al Bashriy, Abu Sa'id, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 110 H, hidup di Bashrah.
  11. [11] Samrah bij Jundab bin Hilal, Al Fazariy, Abu Sa'id, Shahabat, wafat tahun 58 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.