Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Shalat

Bab: Meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri dalam shalat

حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ أَخْبَرَنَا أَبُو أَحْمَدَ عَنْ الْعَلَاءِ بْنِ صَالِحٍ عَنْ زُرْعَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ الزُّبَيْرِ يَقُولُ
صَفُّ الْقَدَمَيْنِ وَوَضْعُ الْيَدِ عَلَى الْيَدِ مِنْ السُّنَّةِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Nashr bin Ali[1] telah mengabarkan kepada kami Abu Ahmad[2] dari Al 'Ala` bin Shalih[3] dari Zur'ah bin Abdurrahman[4] dia berkata; aku mendengar Ibnu Zubair[5] berkata; "Meluruskan kedua kaki dan meletekkan tangan (kanan) diatas tangan yang lain (kiri) adalah bagian dari sunnah."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Nashr bin 'Ali bin Nashr bin Shubhan, Al Azdiy Al Jahdlomiy, Abu 'Amru, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 250 H, hidup di Bashrah.
  2. [2] Muhammad bin 'Abdullah bin Az Zubair bin 'Umar bin Dirham, Az Zubairiy Al Asadiy, Abu Ahmad, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 203 H, hidup di Kufah, wafat di Ahwaz.
  3. [3] Al 'Alaa' bin Shalih , Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, hidup di Kufah.
  4. [4] Zur'ah bin 'Abdur Rahman, Al Kufiy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Kufah.
  5. [5] Abdullah bin Az Zubair bin Al 'Awwam bin Khuwailid bin Asad, Al Asadiy Al Qurasyiy, Abu Bakar, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.