Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Shalat

Bab: Pendapat yang tidak menyebutkan "mengangkat tangan saat rukuk"

حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَخْبَرَنَا وَكِيعٌ عَنْ ابْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ أَخِيهِ عِيسَى عَنْ الْحَكَمِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ
رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَفَعَ يَدَيْهِ حِينَ افْتَتَحَ الصَّلَاةَ ثُمَّ لَمْ يَرْفَعْهُمَا حَتَّى انْصَرَفَ
قَالَ أَبُو دَاوُد هَذَا الْحَدِيثُ لَيْسَ بِصَحِيحٍ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Husain bin Abdurrahman[1] telah mengabarkan kepada kami Waki'[2] dari Ibnu Abu Laila[3] dari Saudaranya yaitu Isa[4] dari Al Hakam[5] dari Abdurrahman bin Abu Laila[6] dari Al Barra` bin 'Azib[7] dia berkata; saya melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengangkat kedua tangannya ketika memulai shalat, kemudian beliau tidak mengangkatnya hingga selesai shalat." Abu Daud mengakata; "Hadits ini tidak shahih."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Al Husain bin 'Abdur Rahman, Abu 'Ali, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 253 H, hidup di Hait.
  2. [2] Waki' bin Al Jarrah bin Malih, Ar Ru'asiy, Abu Sufyan, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 196 H, hidup di Kufah, wafat di Ainul Wardah.
  3. [3] Muhammad bin 'Abdur Rahman bin Abi Lailaa, Al Anshariy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 148 H, hidup di Kufah.
  4. [4] Isa bin 'Abdur Rahman bin Abi Lailaa, Al Anshariy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Kufah.
  5. [5] Al Hakam bin 'Utaibah, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 113 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  6. [6] Abdur Rahman bin Abi Lailaa Yasar, Al Anshariy Al Ausiy, Abu 'Isa , Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 83 H, hidup di Kufah, wafat di Dariya.
  7. [7] Al Bara' bin 'Azib bin Al Harits, Al Anshariy Al Ausiy, Abu 'Imarah, Shahabat, wafat tahun 72 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.