Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Shalat

Bab: Pendapat yang menyebutkan "rasulullah mengangkat tangannya jika bangkit dari rakaat kedua"

حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ الْهَاشِمِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ مُوسَى بْنِ عُقْبَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْفَضْلِ بْنِ رَبِيعَةَ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْأَعْرَجِ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي رَافِعٍ عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ كَانَ إِذَا قَامَ إِلَى الصَّلَاةِ الْمَكْتُوبَةِ كَبَّرَ وَرَفَعَ يَدَيْهِ حَذْوَ مَنْكِبَيْهِ وَيَصْنَعُ مِثْلَ ذَلِكَ إِذَا قَضَى قِرَاءَتَهُ وَأَرَادَ أَنْ يَرْكَعَ وَيَصْنَعُهُ إِذَا رَفَعَ مِنْ الرُّكُوعِ وَلَا يَرْفَعُ يَدَيْهِ فِي شَيْءٍ مِنْ صَلَاتِهِ وَهُوَ قَاعِدٌ وَإِذَا قَامَ مِنْ السَّجْدَتَيْنِ رَفَعَ يَدَيْهِ كَذَلِكَ وَكَبَّرَ
قَالَ أَبُو دَاوُد فِي حَدِيثِ أَبِي حُمَيْدٍ السَّاعِدِيِّ حِينَ وَصَفَ صَلَاةَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَامَ مِنْ الرَّكْعَتَيْنِ كَبَّرَ وَرَفَعَ يَدَيْهِ حَتَّى يُحَاذِيَ بِهِمَا مَنْكِبَيْهِ كَمَا كَبَّرَ عِنْدَ افْتِتَاحِ الصَّلَاةِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Al Hasan bin Ali[1] telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Daud Al Hasyimi[2] telah menceritakan kepada kami Abdurrahman bin Abu Az Zinnad[3] dari Musa bin 'Uqbah[4] dari Abdullah bin Al Fadl bin Rabi'ah bin Al Harits bin Abdul Mutthalib[5] dari Abdurrahman bin Al A'raj[6] dari 'Ubaidullah bin Abu Rafi'[7] dari Ali bin Abu Thalib radliallahu 'anhu[8] dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam; bahwa apabila beliau berdiri untuk melaksanakan shalat wajib, beliau bertakbir dengan mengangkat kedua tangannya sejajar dengan kedua bahunya, beliau melakukan seperti itu apabila selesai membaca surat dan hendak ruku', demikian juga apabila bangkit dari ruku'. Beliau tidak pernah sama sekali mengangkat kedua tangannya dalam ketika mengerjakan shalat dengan posisi duduk. Apabila bangkit dari sujud kedua, beliau mengangkat kedua tangannya lagi sambil mengucapkan takbir." Abu Daud berkata; "Dalam hadits Abu Humaid As Sa'idi ketika dia mensifati sifat shalat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, yaitu; "Apabila beliau berdiri dari raka'at kedua, beliau bertakbir sambil mengangkat kedua tangannya hingga sejajar dengan kedua bahunya, sebagaimana beliau takbir ketika memulai shalat."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Al Hasan bin 'Ali bin Muhammad, Al Khallal Al Hulwaniy, Abu 'Ali, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 242 H, hidup di Marur Rawdz.
  2. [2] Sulaiman bin Daud bin Al Jarud, Ath Thayyalisiy, Abu Daud, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 204 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Abdur Rahman bin Abi Az Zanad 'Abdullah bin Dzakwan, Al Qurasyiy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 174 H, hidup di Madinah, wafat di Baghdad.
  4. [4] Musa bin 'Uqbah bin Abi 'Ayyasy, Al Asadiy, Abu Muhammad, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 141 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  5. [5] Abdullah bin Al Fadlol bin Al 'Abbas bin Rabi'ah, Al Hasyimiy, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Madinah.
  6. [6] Abdur Rahman bin Hurmuz, Al Madaniy, Abu Daud, Al A'raj, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 117 H, hidup di Madinah, wafat di Iskandariyah.
  7. [7] "Ubaidullah bin Abi Rafi', maula Nabi SAW ", Al Madaniy, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Madinah.
  8. [8] Ali bin Abi Thalib bin 'Abdu Al Muthallib bin Hasyim bin 'Abdi Manaf, Al Hasyimiy, Abu Al Hasan, Abu Turab, Shahabat, wafat tahun 40 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.