Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Shalat

Bab: Pendapat "shalat tidak batal karena sesuatu,

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ مُجَالِدٍ عَنْ أَبِي الْوَدَّاكِ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَقْطَعُ الصَّلَاةَ شَيْءٌ وَادْرَءُوا مَا اسْتَطَعْتُمْ فَإِنَّمَا هُوَ شَيْطَانٌ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al 'Ala`[1] telah menceritakan kepada kami Abu Usamah[2] dari Mujalid[3] dari Abu Al Waddak[4] dari Abu Sa'id[5] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jangan sampai ada sesuatu yang dapat memutuskan shalat kalian, dan cegahlah semampu kalian, karena ia adalah syetan."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Muhammad bin Al 'Alaa' bin Kuraib, Al Hamdaniy, Abu Kuraib, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 248 H, hidup di Kufah.
  2. [2] Hammad bin Usamah bin Zaid, Abu Usamah, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 201 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  3. [3] Mujalid bin Sa'id bin 'Umair, Al Hamdaniy, Abu 'Amru, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 144 H, hidup di Kufah.
  4. [4] Jabar bin Nauf, Abu Al Waddak, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Kufah.
  5. [5] Sa'ad bin Malik bin Sinan bin 'Ubaid, Al Khudriy Al Anshariy, Abu Sa'id, Shahabat, wafat tahun 74 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.