Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Thaharah

Bab: Sesuatu yang menjadikan air kena najis

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ وَعُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَالْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ وَغَيْرُهُمْ قَالُوا حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ الْوَلِيدِ بْنِ كَثِيرٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ جَعْفَرِ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ
سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْمَاءِ وَمَا يَنُوبُهُ مِنْ الدَّوَابِّ وَالسِّبَاعِ فَقَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَ الْمَاءُ قُلَّتَيْنِ لَمْ يَحْمِلْ الْخَبَثَ
قَالَ أَبُو دَاوُد وَهَذَا لَفْظُ ابْنُ الْعَلَاءِ و قَالَ عُثْمَانُ وَالْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبَّادِ بْنِ جَعْفَرٍ قَالَ أَبُو دَاوُد وَهُوَ الصَّوَابُ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ ح و حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ حَدَّثَنَا يَزِيدُ يَعْنِي ابْنَ زُرَيْعٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَقَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ جَعْفَرٍ قَالَ أَبُو كَامِلٍ ابْنُ الزُّبَيْرِ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ الْمَاءِ يَكُونُ فِي الْفَلَاةِ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al 'Ala[1] dan Utsman bin Abi Syaibah[2] dan Al Hasan bin Ali[3] dan yang lainnya, mereka berkata; Telah menceritakan kepada kami Abu Usamah[4] dari Al Walid bin Katsir[5] dari Muhammad bin Ja'far bin Az Zubair[6] dari Abdullah bin Abdullah bin Umar[7] dari Ayahnya[8], dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ditanya tentang air dan (lokasi) air yang selalu didatangi binatang melata dan binatang buas, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila air itu dua qullah, maka ia tidak najis." Abu Dawud berkata; Ini adalah lafazh Ibnu Al 'Ala (yakni, di dalam sanadnya terdapat rawi bernama Muhammad bin Ja'far bin Az Zubair). Sedangkan Utsman[9] dan Al Hasan bin Ali[3] menyebutkan dari Muhammad bin 'Abbad bin Ja'far[11] (sebagai ganti Muhammad bin Ja'far bin Az Zubair). Abu Dawud berkata; Itulah yang benar. Telah menceritakan kepada kami Musa bin Isma'il[12] telah menceritakan kepada kami Hammad[13], dan menurut jalur yang lain; telah menceritakan kepada kami Abu Kamil[14] telah menceritakan kepada kami Yazid, yakni Ibnu Zurai'[15] dari Muhammad bin Ishaq[16] dari Muhammad bin Ja'far[17]. Abu Kamil Ibnu Az Zubair berkata; dari Ubaidillah bin Abdullah bin Umar[18] dari Ayahnya[8] bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ditanya tentang air di tanah lapang, lalu dia menyebutkan hadits yang semakna dengan yang pertama.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Muhammad bin Al 'Alaa' bin Kuraib, Al Hamdaniy, Abu Kuraib, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 248 H, hidup di Kufah.
  2. [2] Utsman bin Muhammad bin Ibrahim bin 'Utsman, Al 'Abasiy, AbuAl Hasan, Ibnu Abi Syaibah, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 239 H, hidup di Kufah.
  3. [3] Al Hasan bin 'Ali bin Muhammad, Al Khallal Al Hulwaniy, Abu 'Ali, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 242 H, hidup di Marur Rawdz.
  4. [4] Hammad bin Usamah bin Zaid, Abu Usamah, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 201 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  5. [5] Al Walid bin Katsir, Abu Muhammad, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 151 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  6. [6] Muhammad bin Ja'far bin Az Zubair boin Al 'Awwam, Al Asadiy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Madinah.
  7. [7] Abdullah bin 'Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab, Al 'Adawiy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 105 H, hidup di Madinah.
  8. [8] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.
  9. [9] Utsman bin Muhammad bin Ibrahim bin 'Utsman, Al 'Abasiy, AbuAl Hasan, Ibnu Abi Syaibah, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 239 H, hidup di Kufah.
  10. [10] Al Hasan bin 'Ali bin Muhammad, Al Khallal Al Hulwaniy, Abu 'Ali, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 242 H, hidup di Marur Rawdz.
  11. [11] Muhammad bin 'Abbad bin Ja'far bin Rifa'ah, Al Makhzumiy, Tabi'ul Atba' kalangan tua, hidup di Marur Rawdz.
  12. [12] Musa bin Isma'il, At Tabudzakiy Al Manqiriy, Abu Salamah, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 223 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  13. [13] Hammad bin Salamah bin Dinar, Abu Salamah, Al Khazzaz, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 167 H, hidup di Bashrah.
  14. [14] Fudloil bin Husain bin Thalhah, Al Jahdariy, Abu Kamil, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 237 H, hidup di Bashrah.
  15. [15] Yazid bin Zurai', Al 'Iysiy, Abu Mu'awiyah, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 182 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  16. [16] Muhammad bin Ishaq bin Yasar, Al Muthallibiy, Abu Bakar, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 150 H, hidup di Madinah, wafat di Baghdad.
  17. [17] Muhammad bin Ja'far bin Az Zubair boin Al 'Awwam, Al Asadiy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Madinah.
  18. [18] Ubaidullah bin 'Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab, Al 'Adawiy, AbuBakar, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Madinah .
  19. [19] Abdullah bin 'Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab, Al 'Adawiy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 105 H, hidup di Madinah.