Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Thaharah

Bab: Memperbaharui wudlu meski tidak ada hadas

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ فَارِسٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ الْمُقْرِئُ ح و حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ زِيَادٍ قَالَ أَبُو دَاوُد وَأَنَا لِحَدِيثِ ابْنِ يَحْيَى أَتْقَنُ عَنْ غُطَيْفٍ وَقَالَ مُحَمَّدٌ عَنْ أَبِي غُطَيْفٍ الْهُذَلِيِّ قَالَ
كُنْتُ عِنْدَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ فَلَمَّا نُودِيَ بِالظُّهْرِ تَوَضَّأَ فَصَلَّى فَلَمَّا نُودِيَ بِالْعَصْرِ تَوَضَّأَ فَقُلْتُ لَهُ فَقَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ تَوَضَّأَ عَلَى طُهْرٍ كَتَبَ اللَّهُ لَهُ عَشْرَ حَسَنَاتٍ
قَالَ أَبُو دَاوُد وَهَذَا حَدِيثُ مُسَدَّدٍ وَهُوَ أَتَمُّ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Yahya bin Faris[1] telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Yazid Al Muqri`[2]. Dan menurut jalur yang lain; telah menceritakan kepada kami Musaddad[3] dan telah menceritakan kepada kami Isa bin Yunus[4] mereka berdua berkata; telah menceritakan kepada kami Abdurrahman bin Ziyad[5], Abu Dawud berkata; Saya lebih hafal hadits Ibnu Yahya dari Ghuthaif[6], dan Muhammad berkata; dari Abu Ghuthaif Al Hudzali; Saya pernah bersama Abdullah bin Umar[7], ketika adzan dzuhur dikumandangkan, dia berwudhu lalu shalat. Tatkala adzan Ashar dikumandangkan, dia berwudhu kembali, lalu aku bertanya kepadanya (tentang hal itu), maka dia menjawab bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang berwudhu dalam keadaan suci (masih memiliki wudhu), maka Allah menulis untuknya sepuluh kabaikan." Abu Dawud berkata; Ini adalah hadits Musaddad, dan ia lebih sempurna.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Muhammad bin Yahya bin 'Abdullah bin Khalid bin Faris bin Dzu'aib, Adz Dzuhaliy An Naisaburiy, Abu 'Abdullah , Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 258 H, hidup di Himsh.
  2. [2] Abdullah bin Yazid, Al 'Adawiy Al 'Umariy, Abu 'Abdur Rahman, Al Muqri' Al Qashir, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 213 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.
  3. [3] Musaddad bin Musrihad bin Musribal bin Mustawrid, Al Asadiy, Abu Al Hasan, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 228 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  4. [4] Isa bin Yunus bin Abi Ishaq, As Suba'iy, Abnu 'Amru, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 187 H, hidup di Kufah, wafat di Hadats.
  5. [5] Abdur Rahman bin Ziyad bin An'um, Al Afriqiy, Abu Ayyub, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 156 H, hidup di Maru, wafat di Afriqiyah.
  6. [6] Ghuthaif, Al Hudzaliy, Abu Ghuthaif, Tabi'in kalangan pertengahan.
  7. [7] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.