Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Adab

Bab: Membuang sesuatu yang membahayakan dari jalan

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ ح و حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ عَنْ عَبَّادِ بْنِ عَبَّادٍ وَهَذَا لَفْظُهُ وَهُوَ أَتَمُّ عَنْ وَاصِلٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ عُقَيْلٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ يَعْمَرَ عَنْ أَبِي ذَرٍّ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلَامَى مِنْ ابْنِ آدَمَ صَدَقَةٌ تَسْلِيمُهُ عَلَى مَنْ لَقِيَ صَدَقَةٌ وَأَمْرُهُ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْيُهُ عَنْ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَإِمَاطَتُهُ الْأَذَى عَنْ الطَّرِيقِ صَدَقَةٌ وَبُضْعَتُهُ أَهْلَهُ صَدَقَةٌ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ يَأْتِي شَهْوَةً وَتَكُونُ لَهُ صَدَقَةٌ قَالَ أَرَأَيْتَ لَوْ وَضَعَهَا فِي غَيْرِ حَقِّهَا أَكَانَ يَأْثَمُ قَالَ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ كُلِّهِ رَكْعَتَانِ مِنْ الضُّحَى قَالَ أَبُو دَاوُد لَمْ يَذْكُرْ حَمَّادٌ الْأَمْرَ وَالنَّهْيَ
حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ بَقِيَّةَ أَخْبَرَنَا خَالِدٌ عَنْ وَاصِلٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ عُقَيْلٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ يَعْمَرَ عَنْ أَبِي الْأَسْوَدِ الدِّيلِىِّ عَنْ أَبِي ذَرٍّ بِهَذَا الْحَدِيثِ وَذَكَرَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي وَسْطِهِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Musaddad[1] berkata, telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid[2]. (Dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Mani'[3] dari Abbad bin Abbad[4] -ini adalah lafadz darinya, dan ini lebih lengkap- dari Washil[5] dari Yahya bin Uqail[6] dari Yahya bin Ya'mar[7] dari Abu Dzar[8] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Setiap hari setiap persendian anak Adam harus disedekahi, salam yang diberikan kepada orang yang dijumpainya adalah sedekah, setiap perintahnya kepada kebaikan adalah sedekah, setiap larangannya dari yang munkar adalah sedekah, membuang hal yang mengganggu jalan adalah sedekah, dan persetubuhannya dengan isteri adalah sedekah." Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, mendatangi isteri dengan syahwat juga dihitung sebagai sedekah!" beliau menjawab: "Apa pendapatmu jika itu ia lakukan kepada yang bukan haknya, apakah ia berdosa?" Beliau lalu bersabda lagi: "Dan itu semua bisa diganti dengan dua rakaat dhuha." Abu Dawud berkata, "Hammad tidak menyebutkan memerintahkan dan melarang (amar ma'ruf)." Telah menceritakan kepada kami Wahb bin Baqiyyah[9] berkata, telah mengabarkan kepada kami Khalid[10] dari Washil[5] dari Yahya bin Uqail[6] dari Yahya bin Ya'mar[7] dari Abul Aswad Ad Dili[14] dari Abu Dzar[8] dengan hadits yang sama. Dan ia menyebutkan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pada bagian tengahnya (hadits)."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Musaddad bin Musrihad bin Musribal bin Mustawrid, Al Asadiy, Abu Al Hasan, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 228 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Hammad bin Zaid bin Dirham, Abu Isma'il, Al Azraq, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 179 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Ahmad bin Mani' bin 'Abdur Rahman, Al Baghawiy, Abu Ja'far, Al Asham, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 244 H, hidup di Baghdad, wafat di Baghdad.
  4. [4] Abbad bin 'Abbad bin Habib bin Al Muhallab bin Abi Shafrah, Al 'Atakiy Al Azdiy, Abu Mu'awiyah, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 180 H, hidup di Bashrah, wafat di Baghdad.
  5. [5] "Washil, maula Abi 'Uyainah", Al Azdiy, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, hidup di Bashrah.
  6. [6] Yahya bin 'Aqil, Al Khuza'iy, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Bashrah.
  7. [7] Yahya bin Ya'mar, Al Bashriy Al Qaisiy, Abu Sulaiman, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 89 H, hidup di Himsh.
  8. [8] Jundub bin Junadah, Abu Dzar, Shahabat, wafat tahun 32 H, hidup di Madinah, wafat di Ribdzah.
  9. [9] Wahab bin Baqiyyah bin 'Utsman, Al Wasithiy, Abu Muhammad, Wahban, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 239 H, hidup di Hait.
  10. [10] Khalid bin 'Abdullah bin 'Abdur Rahman bin Yazaid, Abu Al Haitsam, Ath Thahhan, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 179 H, hidup di Hait, wafat di Hait.
  11. [11] "Washil, maula Abi 'Uyainah", Al Azdiy, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, hidup di Bashrah.
  12. [12] Yahya bin 'Aqil, Al Khuza'iy, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Bashrah.
  13. [13] Yahya bin Ya'mar, Al Bashriy Al Qaisiy, Abu Sulaiman, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 89 H, hidup di Himsh.
  14. [14] Zhalim bin 'Amru bin Sufyan, Ad Da'uliy, Abu Al Aswad, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 69H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah .
  15. [15] Jundub bin Junadah, Abu Dzar, Shahabat, wafat tahun 32 H, hidup di Madinah, wafat di Ribdzah.