Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Adab

Bab: Seseorang yang mengucapkan "semoga Allah memberikan nikmat kepada mata (seseorang) karena sebab kamu"

حَدَّثَنَا سَلَمَةُ بْنُ شَبِيبٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ قَتَادَةَ أَوْ غَيْرِهِ أَنَّ عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ قَالَ
كُنَّا نَقُولُ فِي الْجَاهِلِيَّةِ أَنْعَمَ اللَّهُ بِكَ عَيْنًا وَأَنْعِمْ صَبَاحًا فَلَمَّا كَانَ الْإِسْلَامُ نُهِينَا عَنْ ذَلِكَ
قَالَ عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ مَعْمَرٌ يُكْرَهُ أَنْ يَقُولَ الرَّجُلُ أَنْعَمَ اللَّهُ بِكَ عَيْنًا وَلَا بَأْسَ أَنْ يَقُولَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَيْنَكَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Salamah bin Syabib[1] berkata, telah menceritakan kepada kami Abdurrazaq[2] berkata, telah mengabarkan kepada kami Ma'mar[3] dari Qatadah[4] atau selainnya, bahwa Imran bin Hushain[5] berkata, "Pada masa Jahilliyah kami biasa mengucapkan 'Kiranya Allah menjadikan kedua matamu memandang sejuk terhadap siapa saja yang engkau cintai atau 'Kiranya pagi ini engkau peroleh kebahagiaan'. Setelah Islam datang, kami dilarang dari kesemua ucapan ini." Abdurrazaq berkata, "Ma'mar mengatakan, "Dimakruhkan seseorang mengatakan 'Kiranya Allah menjadikan kedua matamu memandang sejuk terhadap siapa saja yang engkau cintai', namun tidak salah jika ia mengatakan 'Kiranya Allah mengugerahkan nikmat terhadap kedua matamu. '

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Salamah bin Syabib, An Naisaburiy As Sam'iy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 247 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.
  2. [2] Abdur Razzaq bin Hammam bin Nafi', Al Humairiy Ash Shan'aniy, Abu Bakar, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 211 H, hidup di Yaman, wafat di Yaman.
  3. [3] Ma'mar bin Raosyid, Al Azdiy Al Bashriy, Abu 'Urwah, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 154 H, hidup di Yaman.
  4. [4] Qatadah bin Da'amah bin Qatadah, As Sadusiy, Abu Al Khaththab, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 117 H, hidup di Bashrah, wafat di Hait.
  5. [5] Imran bin Hushain bin 'Ubaid bin Khalaf, Al Khuza'i, Abu Najid, Shahabat, wafat tahun 52 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.