Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Adab

Bab: Undangan, apakah itu termasuk izin?

حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُعَاذٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي رَافِعٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا دُعِيَ أَحَدُكُمْ إِلَى طَعَامٍ فَجَاءَ مَعَ الرَّسُولِ فَإِنَّ ذَلِكَ لَهُ إِذْنٌ
قَالَ أَبُو عَلِىٍّ الْلُّؤْلُؤِيُّ سَمِعْتُ أَبَا دَاوُدَ يَقُولُ قَتَادَةُ لَمْ يَسْمَعْ مِنْ أَبِي رَافِعٍ شَيْئًا

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Husain bin Mu'adz[1] berkata, telah menceritakan kepada kami Abdul A'la[2] berkata, telah menceritakan kepada kami Sa'id[3] dari Qatadah[4] dari Abu Rafi'[5] dari Abu Hurairah[6] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika salah seorang dari kalian diundang untuk menghadiri jamuan makan, lalu ia datang bersama utusan (orang yang mengundang), maka itu adalah bentuk izinnya." Abu Ali Al Lu`lu`I berkata, "Aku mendengar Abu Dawud berkata, "Qotadah belum pernah mendengar sesuatu pun dari Abu Rafi'."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Al Husain bin Mu'adz bin Khulaif, Tabi'ul Atba' kalangan tua, hidup di Bashrah.
  2. [2] Abdul A'laa bin 'Abdul A'laa, As Saamiy Al Qurasyiy, Abu Muhammad, Abu Hammam, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 189 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] Sa'id bin Abi 'Urubah Mihran, Al Yasykuriy Al 'Adawiy, Abu An Nadlor, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 156 H, hidup di Bashrah.
  4. [4] Qatadah bin Da'amah bin Qatadah, As Sadusiy, Abu Al Khaththab, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 117 H, hidup di Bashrah, wafat di Hait.
  5. [5] Nufai' bin Rafi', Ash Sha'igh Al Madaniy, Abu Rafi', Shahabat, hidup di Bashrah.
  6. [6] Abdur Rahman bin Shakhr, Ad Dawsiy Al Yamaniy, Abu Hurairah, Shahabat, wafat tahun 57 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.