Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Adab

Bab: Bagaimana menghadap (ketika tidur)

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ بَعْضِ آلِ أُمِّ سَلَمَةَ
كَانَ فِرَاشُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوًا مِمَّا يُوضَعُ الْإِنْسَانُ فِي قَبْرِهِ وَكَانَ الْمَسْجِدُ عِنْدَ رَأْسِهِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Musaddad[1] berkata, telah menceritakan kepada kami Hammad[2] dari Khalid Al Hadzdza[3] dari Abu Qilabah[4] dari sebagian keluarga Ummu Salamah[5] ia berkata, "Kasur Nabi shallallahu 'alaihi wasallam itu seukuran tempat manusia ketika diletakkan dalam kubur. Sementara masjid beliau terletak dekat dengan kepala beliau."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Musaddad bin Musrihad bin Musribal bin Mustawrid, Al Asadiy, Abu Al Hasan, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 228 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Hammad bin Zaid bin Dirham, Abu Isma'il, Al Azraq, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 179 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Khalid bin Mihran, Abu Al Manazil, Al Hadza'i, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 141 H, hidup di Bashrah.
  4. [4] Abdullah bin Zaid bin 'Amru bin Nabil, Al Jarmiy, Abu Qilabah, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 104 H, hidup di Bashrah, wafat di Syam.
  5. [5] Nama tidak diketahui.