Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Shalat

Bab: Doa antara adzan dan iqamah

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ زَيْدٍ الْعَمِّيِّ عَنْ أَبِي إِيَاسٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُرَدُّ الدُّعَاءُ بَيْنَ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Katsir[1] telah mengabarkan kepada kami Sufyan[2] dari Zaid Al-'Ammi[3] dari Abu Iyas[4] dari Anas bin Malik[5] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak akan tertolak doa antara adzan dan iqamah."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Muhammad bin Katsir , Al 'Abdiy, Abu 'Abdullah , Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 223 H, hidup di Bashrah.
  2. [2] Sufyan bin Sa'id bin Masruq, Ats Tsauriy, Abu 'Abdullah , Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 161 H, hidup di Kufah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Zaid bin Al Hawariy, Al 'Amiy, Abu Al Hawariy, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Bashrah.
  4. [4] Mu'awiyah bin Qurrah bin Iyas bin Hilal, Al Muzaniy, Abu Iyas, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 113 H, hidup di Bashrah.
  5. [5] Anas bin Malik bin An Nadlir bin Dlamdlom bin Zaid bin Haram, Al Anshariy Al Madaniy, Abu Hamzah, Shahabat, wafat tahun 91 H, hidup di Bashrah.