Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Shalat

Bab: Seorang laki-laki adzan, kemudian orang lain yang iqamah

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ عَمِّهِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدٍ قَالَ
أَرَادَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْأَذَانِ أَشْيَاءَ لَمْ يَصْنَعْ مِنْهَا شَيْئًا قَالَ فَأُرِيَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ زَيْدٍ الْأَذَانَ فِي الْمَنَامِ فَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرَهُ فَقَالَ أَلْقِهِ عَلَى بِلَالٍ فَأَلْقَاهُ عَلَيْهِ فَأَذَّنَ بِلَالٌ فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ أَنَا رَأَيْتُهُ وَأَنَا كُنْتُ أُرِيدُهُ قَالَ فَأَقِمْ أَنْتَ
حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ الْقَوَارِيرِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو شَيْخٌ مِنْ أَهْلِ الْمَدِينَةِ مِنْ الْأَنْصَارِ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مُحَمَّدٍ قَالَ كَانَ جَدِّي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ زَيْدٍ يُحَدِّثُ بِهَذَا الْخَبَرِ قَالَ فَأَقَامَ جَدِّي

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Utsman bin Abi Syaibah[1] telah menceritakan kepada kami Hammad bin Khalid[2] telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Amru[3] dari Muhammad bin Abdullah[4] dari Pamannya, Abdullah bin Zaid[5] dia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam hendak menentukan kalimat adzan dengan beberapa alternatif, yang akhirnya beliau tidak melakukan sesuatu pun. Dia (Muhammad bin Abdullah) berkata; Lalu Abdullah bin Zaid diperlihatkan tentang kalimat-kalimat adzan dalam mimpi, kemudian dia mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan mengabarkan kepada beliau tentang mimpinya tersebut. Maka beliau bersabda: "Ajarkanlah kepada Bilal." Maka Dia pun mengajarkannya dan Bilal pun mengumandangkan adzan dengannya. Kemudian Abdullah berkata; Saya yang melihatnya dalam mimpi, dan saya ingin mengumandangkannya. Maka beliau bersabda: "Kalau begitu kumandangkanlah iqamat." Telah menceritakan kepada kami Ubaidullah bin Umar Al-Qawariri[6] telah menceritakan kepada kami Abdurrahman bin Mahdi[7] telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Amru[3] seorang syaikh dari penduduk Madinah dari kalangan Anshar, dia berkata; Saya telah mendengar Abdullah bin Muhammad[9] berkata; Kakekku, Abdullah bin Zaid[10] menceritakan hadits dengan lafazh ini. Dia berkata; Maka kakekku mengumandangkan adzan.

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Utsman bin Muhammad bin Ibrahim bin 'Utsman, Al 'Abasiy, AbuAl Hasan, Ibnu Abi Syaibah, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 239 H, hidup di Kufah.
  2. [2] Hammad bin Khalid, Abu 'Abdullah , Al Khayyath, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, hidup di Bashrah.
  3. [3] Muhammad bin 'Amru, Al Anshariy, Tabi'ul Atba' kalangan tua, hidup di Madinah.
  4. [4] Abdullah bin Muhammad bin 'Abdullah bin Zaid, Al Anshariy Al Khazrajiy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Madinah.
  5. [5] Abdullah bin Zaid bin 'Abdu Rabbihi bin Tsa'labah, Al Anshariy Al Khazrajiy, Abu Muhammad, Shahabat, wafat tahun 32 H, hidup di Madinah.
  6. [6] Ubaidullah bin 'Umar bin Maysarah, Al Qawaririy Al Bashriy, Abu Sa'id, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 235 H, hidup di Baghdad, wafat di Baghdad.
  7. [7] Abdur Rahman bin Mahdiy bin Hassan bin 'Abdur Rahman, Al 'Anbariy Al Lu'lu'iy, Abu Sa'id, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 198 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  8. [8] Muhammad bin 'Amru, Al Anshariy, Tabi'ul Atba' kalangan tua, hidup di Madinah.
  9. [9] Abdullah bin Muhammad bin 'Abdullah bin Zaid, Al Anshariy Al Khazrajiy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Madinah.
  10. [10] Abdullah bin Zaid bin 'Abdu Rabbihi bin Tsa'labah, Al Anshariy Al Khazrajiy, Abu Muhammad, Shahabat, wafat tahun 32 H, hidup di Madinah.