Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Adab

Bab: Larangan nyayian dan seruling

حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا سَلَّامُ بْنُ مِسْكِينٍ عَنْ شَيْخٍ
شَهِدَ أَبَا وَائِلٍ فِي وَلِيمَةٍ فَجَعَلُوا يَلْعَبُونَ يَتَلَعَّبُونَ يُغَنُّونَ فَحَلَّ أَبُو وَائِلٍ حَبْوَتَهُ وَقَالَ سَمِعْتْ عَبْدَ اللَّهِ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ الْغِنَاءُ يُنْبِتُ النِّفَاقَ فِي الْقَلْبِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Muslim bin Ibrahim[1] ia berkata; telah menceritakan kepada kami Sallam bin Miskin[2] dari seorang Syaikh[3] Bahwasanya ia pernah melihat Abu Wail[4] dalam sebuah jamuan walimah. Orang-orang lalu bermain rebana dan menyanyikan lagu, maka Abu Wail kemudian bangkit dari duduk ihtiba (duduk di atas bokong dengan mendekap kedua pahanya menempel dada) dan berkata, "Aku mendengar Abdullah[5] berkata, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Nyayian akan menumbuhkan kenifakan dalam hati."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Muslim bin Ibrahim, Al Azdiy Al Farahidiy, Abu 'Amru, Asy Syahham, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 222 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Salam bin Miskin bin Rabi'ah, Al Azdiy An Numariy, Abu Rauh, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 167 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] Nama tidak diketahui.
  4. [4] Syaqiq bin Salamah, Al Asadiy, Abu Wa'il, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 82 H, hidup di Kufah.
  5. [5] Abdullah bin Mas'ud bin Ghafil bin Habib, Al Hadzliy Al Madaniy, Abu 'Abdur Rahman, Ibnu Ummi 'Abd, Shahabat, wafat tahun 32 H, hidup di Kufah, wafat di Madinah.