Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Shalat

Bab: Larangan shalat dalam kandang unta

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الرَّازِيِّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ
سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الصَّلَاةِ فِي مَبَارِكِ الْإِبِلِ فَقَالَ لَا تُصَلُّوا فِي مَبَارِكِ الْإِبِلِ فَإِنَّهَا مِنْ الشَّيَاطِينِ وَسُئِلَ عَنْ الصَّلَاةِ فِي مَرَابِضِ الْغَنَمِ فَقَالَ صَلُّوا فِيهَا فَإِنَّهَا بَرَكَةٌ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Utsman bin Abi Syaibah[1] telah menceritakan kepada kami Abu Mu'awiyah[2] telah menceritakan kepada kami Al-A'masy[3] dari Abdullah bin Abdillah Ar-Razi[4] dari Abdurrahman bin Abi Laila[5] dari Al-Bara` bin Azib[6] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ditanya tentang shalat di tempat peristirahatan unta, maka beliau menjawab: "Janganlah kalian shalat di tempat peristirahatan unta, karena ia dari setan." Kemudian beliau ditanya tentang shalat di tempat peristirahatan kambing, maka beliau menjawab: "Silahkan shalat padanya, karena ia adalah berkah."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Utsman bin Muhammad bin Ibrahim bin 'Utsman, Al 'Abasiy, AbuAl Hasan, Ibnu Abi Syaibah, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 239 H, hidup di Kufah.
  2. [2] Muhammad bin Khazim, At Tamimiy As Sa'adiy, Abu Mu'awiyah, Adl Dluraior, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 195 H, hidup di Kufah.
  3. [3] Sulaiman bin Mihran, Al Asadiy Al Kahiliy, Abu Muhammad, Al A'masy, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 147 H, hidup di Kufah.
  4. [4] Abdullah bin 'Abdullah , Ar Raziy, Abu Ja'far, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Rayi.
  5. [5] Abdur Rahman bin Abi Lailaa Yasar, Al Anshariy Al Ausiy, Abu 'Isa , Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 83 H, hidup di Kufah, wafat di Dariya.
  6. [6] Al Bara' bin 'Azib bin Al Harits, Al Anshariy Al Ausiy, Abu 'Imarah, Shahabat, wafat tahun 72 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.