Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Sunnah

Bab: Tidak membicarakan sesuatu yang menimbulkan fitnah

حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ مَرْزُوقٍ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ الْأَشْعَثِ بْنِ سُلَيْمٍ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ ثَعْلَبَةَ بْنِ ضُبَيْعَةَ قَالَ
دَخَلْنَا عَلَى حُذَيْفَةَ فَقَالَ إِنِّي لَأَعْرِفُ رَجُلًا لَا تَضُرُّهُ الْفِتَنُ شَيْئًا قَالَ فَخَرَجْنَا فَإِذَا فُسْطَاطٌ مَضْرُوبٌ فَدَخَلْنَا فَإِذَا فِيهِ مُحَمَّدُ بْنُ مَسْلَمَةَ فَسَأَلْنَاهُ عَنْ ذَلِكَ فَقَالَ مَا أُرِيدُ أَنْ يَشْتَمِلَ عَلَيَّ شَيْءٌ مِنْ أَمْصَارِكُمْ حَتَّى تَنْجَلِيَ عَمَّا انْجَلَتْ
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ أَشْعَثَ بْنِ سُلَيْمٍ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ ضُبَيْعَةَ بْنِ حُصَيْنٍ الثَّعْلَبِيِّ بِمَعْنَاهُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Amru bin Marzuq[1] berkata, telah mengabarkan kepada kami Syu'bah[2] dari Al Asy'ast bin Sulaim[3] dari Abu Burdah[4] dari Tsa'labah bin Dlubai'ah[5] ia berkata, "Kami masuk menemui Hudzaifah[6], ia lalu berkata, "Sungguh, aku mengetahui seorang laki-laki yang tidak akan terkena buruknya fitnah sedikitpun." Tsa'labah berkata, "Kami lalu pergi hingga mendapati sebuah tenda yang terpasang. Ketika kami masuk ternyata di dalamnya ada Muhammad bin Maslamah. Maka kami pun menanyakan hal itu (perkataan Hudzaifah) kepadanya, ia berkata, "Aku tidak ingin tinggal bersama di kota kalian hingga jelas fitnah yang terjadi." Telah menceritakan kepada kami Musaddad[7] berkata, telah menceritakan kepada kami Abu Awanah[8] dari Asy'ats bin Sulaim[9] dari Abu burdah[10] dari Dlubai'ah bin Hushain Ats Tsa'labi[11] dengan makna yang sama."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Amru bin Marzuq, Al Bahiliy, Abu 'Utsman, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 224 H, hidup di Bashrah.
  2. [2] Syu'bah bin Al Hajjaj bin Al Warad, Al Azdiy Al Wasithiy, Abu Bistham, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 160 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Asy'ats bin Abu Asy Sya'tsa' Sulaim bin Aswad, Al Muharibiy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 125 H, hidup di Kuifah, wafat di Kufah.
  4. [4] Amir bin 'Abdullah bin Qais, Al Asy'ariy, Abu Burdah, Ibnu Abi Musa Al Asy'ariy, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 104 H, hidup di Kufah.
  5. [5] Dlubai'ah bin Hushain, At Taghlabiy, Abu Tsa'labah, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Kufah.
  6. [6] Hudzaifah bin Al Yaman, Abu 'Abdullah , Shahabat, wafat tahun 36 H, hidup di Kufah.
  7. [7] Musaddad bin Musrihad bin Musribal bin Mustawrid, Al Asadiy, Abu Al Hasan, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 228 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  8. [8] "Wadldloh bin 'Abdullah, maula Yazid bin 'Atha'", Al Yasykuriy Al Wasithiy, Abu 'Awanah, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 176 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah .
  9. [9] Asy'ats bin Abu Asy Sya'tsa' Sulaim bin Aswad, Al Muharibiy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 125 H, hidup di Kuifah, wafat di Kufah.
  10. [10] Amir bin 'Abdullah bin Qais, Al Asy'ariy, Abu Burdah, Ibnu Abi Musa Al Asy'ariy, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 104 H, hidup di Kufah.
  11. [11] Dlubai'ah bin Hushain, At Taghlabiy, Abu Tsa'labah, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Kufah.