Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Sunnah

Bab: Penjelasan tentang khalifah

حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ عُمَرَ أَبُو عُمَرَ الضَّرِيرُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ أَنَّ سَعِيدَ بْنَ إِيَاسٍ الْجُرَيْرِيَّ أَخْبَرَهُمْ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ شَقِيقٍ الْعُقَيْلِيِّ عَنْ الْأَقْرَعِ مُؤَذِّنِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ قَالَ
بَعَثَنِي عُمَرُ إِلَى الْأُسْقُفِّ فَدَعَوْتُهُ فَقَالَ لَهُ عُمَرُ وَهَلْ تَجِدُنِي فِي الْكِتَابِ قَالَ نَعَمْ قَالَ كَيْفَ تَجِدُنِي قَالَ أَجِدُكَ قَرْنًا فَرَفَعَ عَلَيْهِ الدِّرَّةَ فَقَالَ قَرْنٌ مَهْ فَقَالَ قَرْنٌ حَدِيدٌ أَمِينٌ شَدِيدٌ قَالَ كَيْفَ تَجِدُ الَّذِي يَجِيءُ مِنْ بَعْدِي فَقَالَ أَجِدُهُ خَلِيفَةً صَالِحًا غَيْرَ أَنَّهُ يُؤْثِرُ قَرَابَتَهُ قَالَ عُمَرُ يَرْحَمُ اللَّهُ عُثْمَانَ ثَلَاثًا فَقَالَ كَيْفَ تَجِدُ الَّذِي بَعْدَهُ قَالَ أَجِدُهُ صَدَأَ حَدِيدٍ فَوَضَعَ عُمَرُ يَدَهُ عَلَى رَأْسِهِ فَقَالَ يَا دَفْرَاهُ يَا دَفْرَاهُ فَقَالَ يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ إِنَّهُ خَلِيفَةٌ صَالِحٌ وَلَكِنَّهُ يُسْتَخْلَفُ حِينَ يُسْتَخْلَفُ وَالسَّيْفُ مَسْلُولٌ وَالدَّمُ مُهْرَاقٌ
قَالَ أَبُو دَاوُد الدَّفْرُ النَّتْنُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Hafsh bin Umar Abu Umar yang buta[1] berkata, telah menceritakan kepada kami Hammad bin Salamah[2] bahwa Sa'id bin Iyas Al Ajurairi[3] mengabarkan kepada mereka dari Abdullah bin Syaqiq Al Uqaili[4] dari Al Aqra'[5] tukang adzan Umar Ibnul Khaththab, ia berkata, " Umar[6] mengutusku untuk menemui Usquf (seorang pendeta dan pemuka Nashrani) maka aku memanggilnya, Umar berkata kepadanya; "Ipakah kamu mendapatkan aku di dalam Al Kitab (Injil)?", Usquf menjawab; "Iya", Umar berkata; "Bagaimana kamu mendapatkan aku?" Ia menjawab; aku mendapatkanmu seperti benteng, Umar mengangkat cemeti kepadanya, dan berkata; "Benteng apa? Ia menjawab; "Benteng besi yang sangat kuat (kuatnya kepemerintahan Umar, pent), Umar berkata kepadanya; "Bagaimana kamu mendapati orang sesudahku?"Ia menjawab; aku mendapatkannnya sebagai seorang Khalifah yang shalih hanya saja ia mementingkan kerabatnya, Umar berkata; "Semoga Allah merahmati Utsman"-tiga kali-, Umar lalu berkata; bagaimana kamu mendapati orang sesudahnya?" Ia berkata; "Aku mendapatinya besi yang berkarat (maksudnya banyak peperangan yang terjadi padanya hingga pedangnya berkarat), lalu Umar meletakkan tangannya di atas kepalanya dan berkata; "Alangkah busuknya alangkah busuknya", Usquf berkata; "Wahai Amirul mukminin, sesungguhnya dia adalah khalifah yang shalih hanya saja ketika ia diangkat sebagai seorang khalifah pedang telah terhunuskan dan darah telah terkucurkan (fitnah telah berkobar di waktu ia diangkat jadi khalifah)." Abu Daud berkata; "Ad dafru artinya yang busuk."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Hafsh bin 'Umar, Abu 'Umar, Adl Dlurair, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 220 H, hidup di Bashrah.
  2. [2] Hammad bin Salamah bin Dinar, Abu Salamah, Al Khazzaz, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 167 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] Sa'id bin Iyas, Al Jurairiy, Abu Mas'ud, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 144 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  4. [4] Abdullah bin Syaqiq, Al 'Aqiliy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 108 H, hidup di Bashrah.
  5. [5] Aqra' mu'adzin 'Umar, Tabi'in kalangan tua, hidup di Bashrah.
  6. [6] Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al Qurasyiy Al 'Adawiy, Abu Hafsh, Al Faruq Amirul Mu'minin, Shahabat, wafat tahun 23, hidup di Madinah, wafat di Madinah.