Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Diyat

Bab: Diyat untuk janin

حَدَّثَنَا عَبَّاسُ بْنُ عَبْدِ الْعَظِيمِ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا يُوسُفُ بْنُ صُهَيْبٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ
أَنَّ امْرَأَةً خَذَفَتْ امْرَأَةً فَأَسْقَطَتْ فَرُفِعَ ذَلِكَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَعَلَ فِي وَلَدِهَا خَمْسَ مِائَةِ شَاةٍ وَنَهَى يَوْمَئِذٍ عَنْ الْخَذْفِ
قَالَ أَبُو دَاوُد كَذَا الْحَدِيثُ خَمْسَ مِائَةِ شَاةٍ وَالصَّوَابُ مِائَةُ شَاةٍ قَالَ أَبُو دَاوُد هَكَذَا قَالَ عَبَّاسٌ وَهُوَ وَهْمٌ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abbas bin Abdul Azhim[1] berkata, telah menceritakan kepada kami Ubaidullah bin Musa[2] berkata, telah menceritakan kepada kami Yusuf bin Shuhaib[3] dari Abdullah bin Buraidah[4] dari Bapaknya[5] berkata, "Seorang wanita melempar wanita lain hingga bayi yang ada dalam perutnya keguguran. Maka hal itu kemudian disampaikan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, lalu beliau memutuskan bahwa diyat bagi bayinya adalah lima ratus kambing. Kemudian saat itu pula beliau melarang untuk melempar." Abu Dawud berkata, "Demikianlah, hadits tersebut menyebutkan lima ratus ekor kambing, padahal yang benar adalah seratus kambing." Abu Dawud melanjutkan, "Demikianlah, Abbas mengatakan bahwa itu (riwayat yang menyebutkan lima ratus kambing) adalah riwayat yang masih diragukan."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Abbas bin 'Abdul 'Azhim, Al 'Anbariy, Abu Al Fadlol, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 246 H, hidup di Bashrah.
  2. [2] Ubaidullah bin Musa bin Abi Al Mukhtar Badzam, Al 'Abasiy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 213 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  3. [3] Yusuf bin Shuhaib, Al Kindiy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Kufah.
  4. [4] Abdullah bin Al Buraidah bin Al Hushaib, Al Aslamiy Al Marwaziy, Abu Sahal, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 115 H, hidup di Himsh, wafat di Kufr Jadiya.
  5. [5] Buraidah bin Al Hashib bin 'Abdullah bin Al Harits, Abu Sahal, Shahabat, wafat tahun 63 H, hidup di Bashrah, wafat di Kafar Jadiya.