Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Hudud

Bab: Penjelasan tentang hukuman ta'zir

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ بُكَيْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْأَشَجِّ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ لَا يُجْلَدُ فَوْقَ عَشْرِ جَلَدَاتٍ إِلَّا فِي حَدٍّ مِنْ حُدُودِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ صَالِحٍ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي عَمْرٌو أَنَّ بُكَيْرَ بْنَ الْأَشَجِّ حَدَّثَهُ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ جَابِرٍ أَنَّ أَبَاهُ حَدَّثَهُ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا بُرْدَةَ الْأَنْصَارِيَّ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah bin Sa'id[1] berkata, telah menceritakan kepada kami Al Laits[2] dari Yazid bin Abu Habib[3] dari Bukair bin Abdullah Ibnul Asyaj[4] dari Sulaiman bin Yasar[5] dari 'Abdurrahman bin Jabir bin Abdullah[6] dari Abu Burdah[7] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Seseorang tidak boleh didera lebih dari sepuluh kali deraan, kecuali pada pelaksanaan hudud Allah Azza Wa Jalla." Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Shalih[8] berkata, telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb[9] berkata, telah mengabarkan kepadaku Amru[10] bahwa Bukair Ibnul Asyaj[11] menceritakan kepadanya dari Sulaiman bin Yasar[5] ia berkata; telah menceritakan kepadaku 'Abdurrahman bin Jabir[13] bahwa Bapaknya[14] menceritakan kepadanya, bahwa ia mendengar Abu Burdah Al Anshari[15] berkata, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda…lalu ia menyebutkan sebagaimana maknanya."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Qutaibah bin Sa'id bin Jamil bin Tharif bin 'Abdullah , Ats Tsaqafiy Al Baghlaniy, Abu Raja', Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 240 H, hidup di Himsh.
  2. [2] Laits bin Sa'ad bin 'Abdur Rahman, Al Fahmiy, Abu Al Harits, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 175 H, hidup di Maru.
  3. [3] Yazid bin Abi Habib Suwaid, Al Azdiy, Abu Raja', Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 128 H, hidup di Maru.
  4. [4] Bukair bin 'Abdullah bin Al Asyajj, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 122 H, hidup di Maru, wafat di Madinah.
  5. [5] Sulaiman bin Yasar, Al Hilaliy, Abu Ayyub, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 110 H, hidup di Madinah.
  6. [6] Abdur Rahman bin Jabir bin 'Abdullah , Al Anshariy As Salmiy, Abu 'Atik, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Madinah.
  7. [7] Hani' bin Niyar bin 'Amru, Al Balwiy, Abu Burdah, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 41 H, hidup di Madinah.
  8. [8] Ahmad bin Shalih, Al Mishriy, Abu Ja'far, Ibnu Ath Thabariy, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 248 H, hidup di Maru.
  9. [9] Abdullah bin Wahab bin Muslim, Al Qurasyiy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 197 H, hidup di Maru, wafat di Maru.
  10. [10] Amru bin Al Harits bin Ya'qub, Al Anshariy, Abu Umayyah, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 149 H, hidup di Maru.
  11. [11] Bukair bin 'Abdullah bin Al Asyajj, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 122 H, hidup di Maru, wafat di Madinah.
  12. [12] Sulaiman bin Yasar, Al Hilaliy, Abu Ayyub, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 110 H, hidup di Madinah.
  13. [13] Abdur Rahman bin Jabir bin 'Abdullah , Al Anshariy As Salmiy, Abu 'Atik, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Madinah.
  14. [14] Jabir bin 'Abdullah bin 'Amru bin Haram, Al Anshari As Sulamiy, Abu 'Abdullah, Shahabat, wafat tahun 78 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  15. [15] Hani' bin Niyar bin 'Amru, Al Balwiy, Abu Burdah, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 41 H, hidup di Madinah.