Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Hudud

Bab: Jika si laki-laki mengaku berzina namun si perempuan tidak

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا طَلْقُ بْنُ غَنَّامٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ السَّلَامِ بْنُ حَفْصٍ حَدَّثَنَا أَبُو حَازِمٍ عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ رَجُلًا أَتَاهُ فَأَقَرَّ عِنْدَهُ أَنَّهُ زَنَى بِامْرَأَةٍ سَمَّاهَا لَهُ فَبَعَثَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى الْمَرْأَةِ فَسَأَلَهَا عَنْ ذَلِكَ فَأَنْكَرَتْ أَنْ تَكُونَ زَنَتْ فَجَلَدَهُ الْحَدَّ وَتَرَكَهَا

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Utsman bin Abu Syaibah[1] berkata, telah menceritakan kepada kami Thalq bin Ghannam[2] berkata, telah menceritakan kepada kami Abdussalam bin Hafsh[3] berkata, telah menceritakan kepada kami Abu Hazim[4] dari Sahl bin Sa'd[5] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, Bahwasanya seorang laki-laki pernah mendatanginya dan mengaku bahwa dirinya telah berbuat zina dengan seorang wanita yang namanya telah ia sebutkan kepada beliau. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kemudian mengutus seseorang untuk bertanya kepada wanita itu; apakah benar yang dikatakan oleh laki-laki tersebut. Wanita itu mengingkari bahwa dirinya telah berzina, maka beliau mendera laki-laki itu sebagai had dan membiarkan wanita tersebut."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Utsman bin Muhammad bin Ibrahim bin 'Utsman, Al 'Abasiy, AbuAl Hasan, Ibnu Abi Syaibah, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 239 H, hidup di Kufah.
  2. [2] Thalq bin Ghannam bin Thalq bin Mu'awikyah, An Nakha'iy, Abu Muhammad, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 211 H, hidup di Kufah.
  3. [3] Abdus Salam bin Hafsh, As Salmiy, Abu Mush'ab, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, hidup di Madinah.
  4. [4] Salamah bin Dinar, At Tammar, Abu Hazim, Al A'raj, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 135 H, hidup di Madinah.
  5. [5] Sahal bin Sa'ad bin Malik, As Sa'adiy Al Anshariy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 88 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.