Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Hudud

Bab: Dirajamnya dua orang yahudi

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ مُوسَى الْبَلْخِيُّ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ قَالَ مُجَالِدٌ أَخْبَرَنَا عَنْ عَامِرٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ
جَاءَتْ الْيَهُودُ بِرَجُلٍ وَامْرَأَةٍ مِنْهُمْ زَنَيَا فَقَالَ ائْتُونِي بِأَعْلَمِ رَجُلَيْنِ مِنْكُمْ فَأَتَوْهُ بِابْنَيْ صُورِيَا فَنَشَدَهُمَا كَيْفَ تَجِدَانِ أَمْرَ هَذَيْنِ فِي التَّوْرَاةِ قَالَا نَجِدُ فِي التَّوْرَاةِ إِذَا شَهِدَ أَرْبَعَةٌ أَنَّهُمْ رَأَوْا ذَكَرَهُ فِي فَرْجِهَا مِثْلَ الْمِيلِ فِي الْمُكْحُلَةِ رُجِمَا قَالَ فَمَا يَمْنَعُكُمَا أَنْ تَرْجُمُوهُمَا قَالَا ذَهَبَ سُلْطَانُنَا فَكَرِهْنَا الْقَتْلَ فَدَعَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالشُّهُودِ فَجَاءُوا بِأَرْبَعَةٍ فَشَهِدُوا أَنَّهُمْ رَأَوْا ذَكَرَهُ فِي فَرْجِهَا مِثْلَ الْمِيلِ فِي الْمُكْحُلَةِ فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِرَجْمِهِمَا
حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ بَقِيَّةَ عَنْ هُشَيْمٍ عَنْ مُغِيرَةَ عَنْ إِبْرَاهِيمَ وَالشَّعْبِيِّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ لَمْ يَذْكُرْ فَدَعَا بِالشُّهُودِ فَشَهِدُوا حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ بَقِيَّةَ عَنْ هُشَيْمٍ عَنْ ابْنِ شُبْرُمَةَ عَنْ الشَّعْبِيِّ بِنَحْوٍ مِنْهُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Musa Al Balkhi[1] berkata, telah menceritakan kepada kami Abu Usamah[2] berkata; Mujalid[3] berkata; telah mengabarkan kepada kami dari Amir[4] dari Jabir bin Abdullah[5] ia berkata, "Orang-orang yahudi datang dengan membawa seorang laki-laki dan perempuan mereka yang telah melakukan perzinaan. Beliau lalu bersabda: "Datangkan kepadaku orang yang paling tahu dari cendikia kalian." Mereka lalu mendatangkan dua anak Shuriya, beliau bertanya kepada keduanya: "Hukuman apa yang kalian dapatkan dalam kitab Taurat berkenaan dengan kedua pezina ini?" keduanya menjawab, "Kami mendapatkan dalam kitab taurat; jika ada empat orang saksi yang menyatakan bahwa mereka telah melihat kemaluan si laki-laki masuk ke dalam kemaluan wanita seperti pena celak masuk ke dalam botolnya, maka mereka harus dirajam." Beliau bertanya lagi: "Lalu apa yang menghalangi kalian untuk merajam mereka berdua?" keduanya menjawab, "Kekuasaan kami telah hilang, maka kami takut untuk dibunuh." Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lantas meminta didatangkan beberapa orang saksi, mereka lalu datang dengan membawa empat orang saksi yang kemudian menyatakan kesaksiannya, bahwa mereka melihat kemaluan si lelaki masuk ke dalam kemaluan wanita layaknya pena celak masuk ke dalam botolnya. Maka, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kemudian memerintahkan untuk merajam keduanya." Telah menceritakan kepada kami Wahb bin Baqiyyah[6] dari Husyaim[7] dari Mugirah[8] dari Ibrahim[9] dan Asy Sya'bi[10] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sebagaimana hadits tersebut. Namun tidak disebutkan, 'beliau lalu minta didatangkan empat orang saksi, lalu mereka pun bersaksi." Telah menceritakan kepada kami Wahb bin baqiyyah[11] dari Husyaim[7] dari Ibnu Syubrumah[13] dari Asy Sya'bi[10] seperti hadits tersebut."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Yahya bin Musa bin 'Abdui Rabbihi bin Salim, Al Haddaniy Al Balkhiy, Abu Zakariya, Khittun, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 240 H, hidup di Kufah.
  2. [2] Hammad bin Usamah bin Zaid, Abu Usamah, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 201 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  3. [3] Mujalid bin Sa'id bin 'Umair, Al Hamdaniy, Abu 'Amru, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 144 H, hidup di Kufah.
  4. [4] Amir bin Syarahil, Asy Sya'biy Al Humairiy, Abu 'Amru, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 104 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  5. [5] Jabir bin 'Abdullah bin 'Amru bin Haram, Al Anshari As Sulamiy, Abu 'Abdullah, Shahabat, wafat tahun 78 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  6. [6] Wahab bin Baqiyyah bin 'Utsman, Al Wasithiy, Abu Muhammad, Wahban, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 239 H, hidup di Hait.
  7. [7] Husyaim bin Basyir bin Al Qasim bin Dinar, As Sulamiy, Abu Mu'awiyah, Ibnu Abi Khazim, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 183 H, hidup di Hait, wafat di Baghdad.
  8. [8] Al Mughirah bin Miqsam, Abu Hisyam, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 136 H, hidup di Kufah.
  9. [9] Ibrahim bin Yazid bin Qays, An Nakha'iy, Abu 'Imrah, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 96 H, hidup di Kufah.
  10. [10] Amir bin Syarahil, Asy Sya'biy Al Humairiy, Abu 'Amru, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 104 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  11. [11] Wahab bin Baqiyyah bin 'Utsman, Al Wasithiy, Abu Muhammad, Wahban, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 239 H, hidup di Hait.
  12. [12] Husyaim bin Basyir bin Al Qasim bin Dinar, As Sulamiy, Abu Mu'awiyah, Ibnu Abi Khazim, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 183 H, hidup di Hait, wafat di Baghdad.
  13. [13] Abdullah bin Syubrumah bin Ath Thufail, Adl Dlabbiy, Abu Syubrimah, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 144 H, hidup di Kufah.
  14. [14] Amir bin Syarahil, Asy Sya'biy Al Humairiy, Abu 'Amru, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 104 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.