Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Hudud

Bab: Perempuan yang nabi shallallahu 'alaihi wa sallam perintahkan untuk merajamnya

حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَنَّ هِشَامًا الدَّسْتُوَائِيَّ وَأَبَانَ ابْنَ يَزِيدَ حَدَّثَاهُمْ الْمَعْنَى عَنْ يَحْيَى عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْمُهَلَّبِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ
أَنَّ امْرَأَةً قَالَ فِي حَدِيثِ أَبَانَ مِنْ جُهَيْنَةَ أَتَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ إِنَّهَا زَنَتْ وَهِيَ حُبْلَى فَدَعَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلِيًّا لَهَا فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَحْسِنْ إِلَيْهَا فَإِذَا وَضَعَتْ فَجِئْ بِهَا فَلَمَّا أَنْ وَضَعَتْ جَاءَ بِهَا فَأَمَرَ بِهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَشُكَّتْ عَلَيْهَا ثِيَابُهَا ثُمَّ أَمَرَ بِهَا فَرُجِمَتْ ثُمَّ أَمَرَهُمْ فَصَلُّوا عَلَيْهَا فَقَالَ عُمَرُ يَا رَسُولَ اللَّهِ تُصَلِّي عَلَيْهَا وَقَدْ زَنَتْ قَالَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَقَدْ تَابَتْ تَوْبَةً لَوْ قُسِّمَتْ بَيْنَ سَبْعِينَ مِنْ أَهْلِ الْمَدِينَةِ لَوَسِعَتْهُمْ وَهَلْ وَجَدْتَ أَفْضَلَ مِنْ أَنْ جَادَتْ بِنَفْسِهَا لَمْ يَقُلْ عَنْ أَبَانَ فَشُكَّتْ عَلَيْهَا ثِيَابُهَا
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْوَزِيرِ الدِّمَشْقِيُّ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ عَنْ الْأَوْزَاعِيِّ قَالَ فَشُكَّتْ عَلَيْهَا ثِيَابُهَا يَعْنِي فَشُدَّتْ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Muslim bin Ibrahim[1] bahwa Hisyam Ad Dustuwa`i[2] dan Aban bin Yazid[3] keduanya menceritakan kepada mereka secara makna, dari Yahya[4] dari Abu Qilabah[5] dari Abu Al Muhallab[6] dari Imran bin Hushain[7] bahwa ada seorang wanita -dalam hadits Aban ia dari Juhainah- datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan mengatakan bahwa dirinya telah berzina dan sedang mengandung. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kemudian memanggil walinya, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada wali tersebut: "Perlakukan ia dengan baik, jika ia telah melahirkan, maka bawalah ia kemari." Ketika wanita itu telah melahirkan, ia dibawa ke hadapan nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau pun memerintahkan agar hukuman dilaksanakan. Pakaian wanita itu kemudian dirapatkan (agar auratnya tidak tersingkap), dan beliau kembali memerintahkan agar hukuman segera dilaksanakan, maka ia pun dirajam. Beliau lalu memerintahkan para sahabatnya (untuk menshalatkannya), mereka pun menshalatinya. Umar lantas berkata, "Wahai Rasulullah, kenapa engkau menshalatinya padahal ia telah berzina!" beliau bersabda: "Demi Dzat yang jiwaku ada dalam tangan-Nya, ia telah bertaubat, dan sekiranya taubatnya dibagikan kepada tujuh puluh penduduk Madinah maka akan mencukupi. Apakah engkau menemukan yang lebih utama dari upaya wanita ini, ia datang sendiri dengan kerelaan hati?". Namun perawi tidak menyebutkan dari Aban dengan lafadz 'Pakaian wanita itu kemudian dirapatkan (agar auratnya tidak tersingkap) '. Telah menceritakan kepada kami Muhammad Ibnul Wazir Ad Dimasyqi[8] berkata, telah menceritakan kepada kami Al Walid[9] dari Al Auza'i[10] ia berkata, "Pakaian wanita itu kemudian dirapatkan (agar auratnya tidak tersingkap), maksudnya adalah diikat."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Muslim bin Ibrahim, Al Azdiy Al Farahidiy, Abu 'Amru, Asy Syahham, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 222 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Hisyam bin Abi 'Abdullah Sanbar, Ad Dastuwa'i Ar Rib'i, Abu Bakar, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 154 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] Aban bin Yazid, Al 'Aththar, Abu Yazid, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 160 H, hidup di Bashrah.
  4. [4] Yahya bin Abi Katsir Shalih bin Al Mutawakkil, Ath Tha'iy Al Bashriy, Abu Nashr, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 132 H, hidup di Yamamah.
  5. [5] Abdullah bin Zaid bin 'Amru bin Nabil, Al Jarmiy, Abu Qilabah, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 104 H, hidup di Bashrah, wafat di Syam.
  6. [6] Amru bin Mu'awiyah, Al Jarmiy, Abu Al Muhallab, Tabi'in kalangan tua, hidup di Bashrah.
  7. [7] Imran bin Hushain bin 'Ubaid bin Khalaf, Al Khuza'i, Abu Najid, Shahabat, wafat tahun 52 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  8. [8] Muhammad bin Al Wazir bin Al Hakam, As Sulamiy Ad Damasyqiy, Abu 'Abdullah , Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 250 H, hidup di Syam.
  9. [9] Al Walid bin Muslim, Abu Al 'Abbas, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 195 H, hidup di Syam, wafat di Dzimar atau Damsiq.
  10. [10] Abdur Rahman bin 'Amru bin Abi 'Amru, Al Awza'iy, Abu 'Amru, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 157 H, hidup di Syam, wafat di Baitul Maqdis .