Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Hudud

Bab: Hukum rajam bagi ma'iz bin malik

حَدَّثَنَا عَبْدَةُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ وَمُحَمَّدُ بْنُ دَاوُدَ بْنِ صَبِيحٍ قَالَ عَبْدَةُ أَخْبَرَنَا حَرَمِيُّ بْنُ حَفْصٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُلَاثَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عُمَرَ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ أَنَّ خَالِدَ بْنَ اللَّجْلَاجِ حَدَّثَهُ أَنَّ اللَّجْلَاجَ أَبَاهُ أَخْبَرَهُ
أَنَّهُ كَانَ قَاعِدًا يَعْتَمِلُ فِي السُّوقِ فَمَرَّتْ امْرَأَةٌ تَحْمِلُ صَبِيًّا فَثَارَ النَّاسُ مَعَهَا وَثُرْتُ فِيمَنْ ثَارَ فَانْتَهَيْتُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَقُولُ مَنْ أَبُو هَذَا مَعَكِ فَسَكَتَتْ فَقَالَ شَابٌّ حَذْوَهَا أَنَا أَبُوهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَأَقْبَلَ عَلَيْهَا فَقَالَ مَنْ أَبُو هَذَا مَعَكِ قَالَ الْفَتَى أَنَا أَبُوهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَنَظَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى بَعْضِ مَنْ حَوْلَهُ يَسْأَلُهُمْ عَنْهُ فَقَالُوا مَا عَلِمْنَا إِلَّا خَيْرًا فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَحْصَنْتَ قَالَ نَعَمْ فَأَمَرَ بِهِ فَرُجِمَ قَالَ فَخَرَجْنَا بِهِ فَحَفَرْنَا لَهُ حَتَّى أَمْكَنَّا ثُمَّ رَمَيْنَاهُ بِالْحِجَارَةِ حَتَّى هَدَأَ فَجَاءَ رَجُلٌ يَسْأَلُ عَنْ الْمَرْجُومِ فَانْطَلَقْنَا بِهِ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْنَا هَذَا جَاءَ يَسْأَلُ عَنْ الْخَبِيثِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَهُوَ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ فَإِذَا هُوَ أَبُوهُ فَأَعَنَّاهُ عَلَى غُسْلِهِ وَتَكْفِينِهِ وَدَفْنِهِ وَمَا أَدْرِي قَالَ وَالصَّلَاةِ عَلَيْهِ أَمْ لَا
وَهَذَا حَدِيثُ عَبْدَةَ وَهُوَ أَتَمُّ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا صَدَقَةُ بْنُ خَالِدٍ ح و حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَاصِمٍ الْأَنْطَاكِيُّ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ جَمِيعًا قَالَا حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ وَقَالَ هِشَامٌ مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الشُّعَيْثِيُّ عَنْ مَسْلَمَةَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْجُهَنِيِّ عَنْ خَالِدِ بْنِ اللَّجْلَاجِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِبَعْضِ هَذَا الْحَدِيثِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abdah bin Abdullah[1] dan Muhammad bin Dawud bin Shabih[2] berkata; Abdah[3] berkata; telah mengabarkan kepada kami Harami bin Hafsh[4] ia berkata; telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdullah bin Ulatsah[5] berkata, telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz bin Umar bin Abdul Aziz[6] bahwa Khalid Ibnul Lajlaj[7] menceritakan kepadanya, bahwa Lajlaj[8] bapaknya Khalid pernah memberitahunya; ia pernah duduk sambil bekerja di pasar lalu ada seorang wanita lewat dengan membawa anak kecil. Orang-orang mencela wanita itu, aku pun ikut mencela wanita tersebut. Aku lalu membawa wanita itu ke hadapan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bertanya: "Siapa bapak dari anak yang kamu bawa ini?" wanita itu diam. Seorang laki-laki yang ada di sisinya berkata, "Wahai Rasulullah, akulah bapaknya." Beliau kembali berpaling ke wanita itu dan bertanya: "Siapa bapak dari anak yang kamu bawa ini?" pemuda itu terus saja menjawab, "Wahai Rasulullah, akulah bapaknya." Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kemudian menghadap ke khalayak ramai, beliau bertanya kepada mereka tentang pemuda itu, mereka menjawab, "Kami tidak mengenal pemuda itu kecuali orang yang baik-baik." Beliau lalu bertanya kepada pemuda itu: "Apakah kamu pernah menikah?" ia menjawab, "Ya." Beliau lalu memerintahkan untuk merajamnya, maka ia pun dirajam." Lajlaj berkata, "Kami lalu membawa pemuda itu dan membuat lubang untuknya, kemudian kami melemparinya dengan batu hingga ia tidak bergerak lagi." Setelah itu datanglah seorang laki-laki menanyakan perihal pemuda yang dirajam itu, kami pun mengajaknya menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Kami katakan kepada Nabi, "Orang ini datang untuk menanyakan orang buruk itu (pemuda yang dirajam). Namun Nabi shallallahu 'alaihi wasallam justru bersabda: "Sungguh di sisi Allah pemuda itu lebih harum dari minyak kesturi." Dan ternyata laki-laki yang baru datang itu adalah bapak dari pemuda tersebut, kami lalu membantunya untuk memandikan, mengkafani dan menguburkannya. Namun aku tidak tahu, beliau ikut shalat atau tidak." Ini adalah hadits riwayat Abdah, redaksinya lebih lengkap. Telah menceritakan kepada kami Hisyam bin Ammar[9] berkata, telah menceritakan kepada kami Shadaqah bin Khalid[10]. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami Nashr bin Ashim Al Anthaki[11] berkata, telah menceritakan kepada kami Al Walid[12] semuanya, keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami Muhammad[13], dan Hisyam Muhammad bin Abdullah Asy Syu'aitsi berkata, dari Maslamah bin Abdullah Al Juhani[14] dari Khalid Ibnul Lajlaj[7] dari Bapaknya[16] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang sebagian riwayatnya sama dengan hadits ini."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Abdah bin 'Abdullah bin 'Abdah, Ash Shafar Al Khuza'iy, Abu Sahal, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 258 H, hidup di Bashrah, wafat di Ahwaz.
  2. [2] Muhammad bin Daud bin Shubaih, Al Mushaishiy, Abu Ja'far, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, hidup di Mashishah.
  3. [3] Abdah bin 'Abdullah bin 'Abdah, Ash Shafar Al Khuza'iy, Abu Sahal, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 258 H, hidup di Bashrah, wafat di Ahwaz.
  4. [4] Haramiy bin Hafsh bin 'Umar, Abu 'Ali, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 223 H, hidup di Bashrah.
  5. [5] Muhammad bin 'Abdullah bin 'Ulatsah, Al 'Aqiliy Al Harraniy, Abu Al yasir, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 168 H, hidup di Jazirah.
  6. [6] Abdul 'Aziz bin 'Umar biun 'Abdul 'Aziz bin Marwan, Al Umawi Al Qurasyiy , Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, hidup di Madinah.
  7. [7] Khalid bin Al Lajlaaj, Abu Ibrahim, Tabi'in kalangan tua, hidup di Syam.
  8. [8] Lajlaaj, Al 'Amiriy Ad Damasyqiy, Shahabat, hidup di Syam.
  9. [9] Hisyam bin 'Ammar bin Nushair bin Maisarah bin Aban, As Sulamiy, Abu Al Walid, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 245 H, hidup di Syam, wafat di Dujail.
  10. [10] Shadaqah bin Khalid, Al Umawiy, Abu Al' Abbas, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 180 H, hidup di Syam.
  11. [11] Nashr bin 'Ashim, Al Anthakiy, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Syam.
  12. [12] Al Walid bin Muslim, Abu Al 'Abbas, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 195 H, hidup di Syam, wafat di Dzimar atau Damsiq.
  13. [13] Muhammad bin 'Abdullah bin Al Muhajir, Asy Syu'aisyiy An Nashriy, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, hidup di Syam.
  14. [14] Maslamah bin 'Abdullah bin Rib'iy, Al Juhaniy Al Humairiy, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Syam.
  15. [15] Khalid bin Al Lajlaaj, Abu Ibrahim, Tabi'in kalangan tua, hidup di Syam.
  16. [16] Lajlaaj, Al 'Amiriy Ad Damasyqiy, Shahabat, hidup di Syam.