Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Hudud

Bab: Hukuman dengan pukulan

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ بْنُ نَجْدَةَ حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ حَدَّثَنَا صَفْوَانُ حَدَّثَنَا أَزْهَرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْحَرَازِيُّ
أَنَّ قَوْمًا مِنْ الْكَلَاعِيِّينَ سُرِقَ لَهُمْ مَتَاعٌ فَاتَّهَمُوا أُنَاسًا مِنْ الْحَاكَةِ فَأَتَوْا النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ صَاحِبَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَحَبَسَهُمْ أَيَّامًا ثُمَّ خَلَّى سَبِيلَهُمْ فَأَتَوْا النُّعْمَانَ فَقَالُوا خَلَّيْتَ سَبِيلَهُمْ بِغَيْرِ ضَرْبٍ وَلَا امْتِحَانٍ فَقَالَ النُّعْمَانُ مَا شِئْتُمْ إِنْ شِئْتُمْ أَنْ أَضْرِبَهُمْ فَإِنْ خَرَجَ مَتَاعُكُمْ فَذَاكَ وَإِلَّا أَخَذْتُ مِنْ ظُهُورِكُمْ مِثْلَ مَا أَخَذْتُ مِنْ ظُهُورِهِمْ فَقَالُوا هَذَا حُكْمُكَ فَقَالَ هَذَا حُكْمُ اللَّهِ وَحُكْمُ رَسُولِهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
قَالَ أَبُو دَاوُد إِنَّمَا أَرْهَبَهُمْ بِهَذَا الْقَوْلِ أَيْ لَا يَجِبُ الضَّرْبُ إِلَّا بَعْدَ الِاعْتِرَافِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abdul Wahhab bin Najdah[1] berkata, telah menceritakan kepada kami Baqiyyah[2] berkata, telah menceritakan kepada kami Shafwan[3] berkata, telah menceritakan kepada kami Azhar bin Abdullah Al Harazi[4] ia berkata, "Barang-barang milik kaum Kala'iyin dicuri, lalu mereka menyakini bahwa pelakunya adalah para tukang tenun. Mereka kemudian mendatangi Nu'man bin Basyir[5], salah seorang sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Nu'man pun menahan para tukang tenun tersebut selama beberapa hari kemudian melepaskannya lagi. Orang-orang dari Kala'iyin itu lalu mendatangi Nu'man dan berkata, "Kenapa engkau bebaskan mereka tanpa engkau beri pukulan atau hukuman!" Nu'man menjawab, "Itu terserah kalian, jika kalian ingin, dan kalau benar barang curian itu ada (terbukti) maka aku akan pukul mereka. Namun jika tidak, maka aku akan memukul punggung kalian sebagaimana aku menghukum mereka." Orang-orang itu berkata, "Beginikah cara kamu mengadili!" Nu'man menjawab, "Ini adalah hukum Allah dan hukum Rasul-Nya shallallahu 'alaihi wasallam." Abu Dawud berkata, "Nu'man menakut-nakuti mereka dengan ucapannya tersebut, karena hukuman tidak bisa diterapkan sehingga adanya pengakuan dari pihak tertuduh."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Abdul Wahhab bin Najdah, Al Hawthi Al Jabaliy, Abu Muhammad, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 232 H, hidup di Syam.
  2. [2] Baqiyyah bin Al Walid bin Sha'id, Abu Yahmad, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 197 H, hidup di Syam.
  3. [3] Shafwan bin 'Amru bin Harim, As Saksakiy Al Himshiy, Abu 'Amru, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 155 H, hidup di Syam.
  4. [4] Azhar bin 'Abdullah bin Jami', Al Hiraziy Al himshiy, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Syam.
  5. [5] An Nu'man bin Basyir binb Sa'ad, Abu 'Abdullah , Shahabat, wafat tahun 65 h, hidup di Kufah, wafat di Halwan.